Cari Blog Ini

Jumat, 10 Juli 2020

10th July Birthday: Dari John Calvin sampai Nikola Tesla




 
Yohanes Calvin - Mysterious Man - Nikola Tesla

Seperti edisi artikel terbitan tanggal 19 Mei kemaren, beberapa tokoh yang lahir pada tanggal 10 Juli juga tak kalah berpengaruh untuk kehidupan manusia selanjutnya. Mereka adalah John Calvin, Nikola Tesla, satu Mysterious Man. Siapakah Mysterious Man itu? Cekidot!
 
YOHANES CALVIN
     Merupakan Teolog Kristen ulung pada masa Reformasi Protestan. Ia dikenal dalam kaitan dengan sistem teologi Kristen yang disebut Calvinisme. John Calvin sudah terlihat jenius sejak usia remaja. Pada usia 12 tahun, ia telah bekerja di gereja dan penerima tonsur, sebagai tanda dedikasi kepada gereja. Dan mendapat perlindungan (patronage) dari keluarga Montmors. Berkat bantuan itu, Calvin dapat berkuliah di College la Marche dan lanjut di Collage de Montaigu.

John Calvin (nama dalam bahasa Inggris) lahir pada 10 Juli 1509 di Noyon, Perancis dengan nama lahir Jeuan Cauvin. Saat terjadi tekanan agamawi yang berlanjut pada kekerasan terhadap Protestantisme di Perancis, Calvin melarikan diri ke Basel lantaran kedekatannya dengan pihak yang menentang Gereja Katolik Roma. Calvin pernah berkunjung ke Augsburg, Strassbourg dan tinggal di Jenewa sebentar, sampai otoritas anti-Protestan pada 1538 memaksanya untuk pergi. Dia diundang kembali pada tahun 1541 dan menjadi pemimpin spiritual dan politik yang penting disana hingga nafas terakhirnya pada 27 Mei 1564.


   Ia menyebarkan ajaran Calvinisme yang berpengaruh seantero Eropa. Calvin menggunakan prinsip-prinsip Protestan untuk mendirikan pemerintahan yang religius. Calvin mengajarkan tentang pembenaran hanya oleh iman (Solo Fide). Calvin sangat menekankan penyucian, kehidupan baru yang harus ditempuh oleh orang-orang Kristen yang bersyukur, karena Allah telah menyelamatkan mereka.

- Hubungan Gereja dan Negara
  Dalam teologi Calvin ini sangatlah erat. Calvin bercita-cita menciptakan suatu negara teokrasi. Seluruh kehidupan masyarakat harus diatur sesuai dengan kehendak Allah. Pemerintah bertugas juga untuk mendukung gereja dan menghilangkan segala sesuatu yang berlawanan dengan Alkitab. Namun, ini tidak berarti bahwa negara berada di bawah gereja; gereja dan negara berdampingan, keduanya bertugas untuk melaksanakan kehendak Allah dan mempertahankan kehormatan-Nya. Mengenai tugas negara, pemerintah diberi tugas untuk melindungi penyembahan Allah, mengatur kehidupan, membentuk kesusilaan sesuai keadilan untuk menjadikan kedamaian dan kerukunan.[1]

- Calvinisme
   Merupakan sistem teologi dan pendekatan kepada kehidupan Kristen yang menekankan kedaulatan pemerintah Allah atas segala sesuatu. Pengaruh doktrin-doktrin Reformasi Protestan ini dimulai ketika ia menulis buku andalannya Instituo pada 1534. Lewat karya Clavin atas hasil pengembalaan serta sumbangan-sumbangan dokumen konfesional untuk digunakan di gereja-gereja. Calvin memberikan pengaruh yang besar terhadap Protestanisme. Calvinisme menjadi sistem teologi dari gereja mayoritas di Skotlandia, Belanda, Perancis, Hongaria dan Polandia.

Terdapat 5 point penting dalam ajaran Calvinis:
- Total Depravity (Kerusakan Total),
- Unconditional Election (Penebusan Terbatas),
- Limited Atonement (Penebusan tanpa syarat),
- Irresistible Grace (Anugrah yang tidak dapat ditolak), dan
- Perseverance of the Saints (Ketekunan orang-orang Kudus).
Inti dari penegasan ini adalah bahwa Allah mampu menyelamatkan setiap orang yang kepadanya telah diberikan rahmat dan bahwa apa yang dilakukan-Nya tidak dapat digagalkan oleh kefasikan atau ketidakmampuan manusia.[2]

- Pisau Bermata Dua: Etika Kerja Protestan
   Doktrin-doktrin yang diajarkan John Calvin tentang arti bekerja, pembayaran bunga dan pengertian terhadap profit menjadi awal bercabangnya pengertian Etika Kerja Protestan. Tokoh besar yang beranggapan ajaran itu menimbulkan kapitalisme modern, siapa lagi kalau bukan Max Weber. Weber yang menggiring opini Clavinisme yang citranya terlanjur dekat dengan kapitalisme yang tertuang dalam Tesis terkenalnya The Protestant Ethic and The Spirit of Capitalism. Saya membuat judul baru untuk bagian pembahasan ini => => https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=4027855241841582625#editor/target=post;postID=4183838629719454019;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=0;src=postname
Calvin telah memberi sumbangan besar kepada dunia. Ajarannya juga sudah menyebar, terutama di Indonesia yang telah banyak memiliki aliran Calvinis.

NIKOLA TESLA
Sering mendengar nama Tesla di berbagai kesempatan, seperti pelajaran sekolah, perusahaan tranportasi serta merambah ke dunia game—nama Tesla pun sering muncul. Siapa Tesla itu??
Lahir 10 Juli 1856 di Smiljan Kroasia, Nikola Tesla merupakan penemu, ilmuwan serta segala teknisi yang berkaitan dengan listrik. Ia sukes dengan mendain sistem kelistrikan arus bolak-balik (AC), setelah sebelumnya juga berhasil menjawab tantangan Thomas Alfa Edison dengan merumuskan desain arus listik searah (DC).


Nikola Tesla
Sejak SMA ia tertarik dengan demonstrasi kelistrikan dan mampu menghitung kalkulus luar kepalanya, ia pun lulus pada 1873. Pada 1875 Tesla terdaftar di Politeknik Austria, melalui beasiswa Frontier. Ia pun membuktikan kepintarannya dengan selalu meraih nilai tertinggi. Namun, sayangnya ia tidak pernah lulus dari universitas karena dana kuliahnya telah dihabiskan untuk berjudi. Ia pun memutus hubungan dengan seluruh keluarganya untuk menutupi keburukannya dengan pergi ke Slovenia dan Ceko. Pada 1881, Tesla pindah ke Budapest untuk bekerja di perusahaan telegraf, Budapest Telephone Exchange.


   Setahun berselang, pada 1882 ia bekerja untuk sayap perusahaan Thomas Edison di Perancis. Dan pada Juni 1884 pindah ke New York untuk memulai petualangannya di Edison Machine Works. Tesla ditawari tugas untuk mendesain ulang generator arus searah (DC), Edison mengatakan: ‘Ada US $500K untuk Anda jika bisa melakukannya’. Dalam waktu sebulan Tesla berhasil menyelesaikan dan menagih apa yang Edison bilang sebelumnya. Namun Edison bercanda, dengan mengatakan: ‘Tesla, Anda tidak mengerti humor Amerika kami’. Perusahaan Edison memang pelit soal pembayaran gaji. Merasa kecewa dan tidak dihormati, akhirnya Tesla keluar.

   Tesla lalu bermitra dengan dua pengusaha Robert Lane dan Benjamin Vale pada 1886, yang setuju untuk membiayai perusahaan Tesla Electric Light & Manufacturing. Perusahaan ini memproduksi lampu dan mendesain dinamo komurator mesin listrik yang menghasilkan paten pertama yang dikeluarkan untuk Tesla di AS. Namun, para investor menunjukkan sedikit minat dalam ide-ide Tesla karena mendesak untuk terus mengeluarkan produk baru. Sementara Tesla belum selesai dengan pengembangan karya-karya sebelumnya. Mereka akhirnya meninggalkan Tesla dan menarik modalnya kembali. Miris, Tesla kehilangan kontrol dari hak paten yang telah dihasilkan untuk mengganti saham. Tesla harus bekerja serabutan, meminjam bank sana-sini, bahkan menggali parit dengan biaya hanya US$2 per hari.

   Pada April 1887, Tesla bertemu Alfred Brown dan Charles Peck. Mereka membentuk Tesla Electric Company dengan perjanjian dengan pembagian rata masing-masing 1/3 untuk Tesla, Alfred & Charles dan biaya pembangunan. Ia memiliki laboratorium untuk mengembangkan penemuan-penemuannya. Namun disana tetap juga gagal
   Pada 1888, editor majalah Elektronik Thomas Commerford Martin menginginkan Tesla untuk menunjukkan sistem arus bolak-baliknya (AC) di American Institute of Electrical Engineers. Dari situ ia dilirik oleh insyinyur yang bekerja untuk Westinghouse Electic & Manufacturing. Tesla akhirnya bekerja di perusahaan tersebut—dan perusahaan mengamankan paten listik AC milik Tesla. Westinghouse Electic & Manufacturing adalah pesaing berat perusahaan Edison. Inilah awal mula The Current of War.

Current of War
   Merupakan serangkaian peristiwa pada akhir 1880an hingga awal 1890an. Peristiwa tersebut timbul dari dua sistem kelistrikan yang dikembangan pada akhir 1870an dan awal 1880an. Perang dua aliran listrik ini merupakan persaingan untuk mendapat standar pemakaian sebagai pengganti dari penggunaan cahaya berbasis gas. Secara garis besar ini merupakan bersaingan penemuan siapa yang lebih baik dan unggul, dan pastinya disisipi dengan perang bisnis atau hak paten untuk mendapatkan royalty dari masing-masing perusahaan. Perang ini merupakan rentetan perkembangan yang kemudian mengerucut pada tiga orang visioner penting. Mereka yang bersaing yakni Thomas Alfa Edison dengan listik arus searahnya (DC), melawan George Westinghouse yang memegang hak paten dari ilmuwan terbaiknya, Nikola Tesla dengan arus litrik bolak-balik (AC).

Edison vs Tesla
 
Thomas Alfa Edison mengembangkan arus searah yang berjalan terus-menerus dalam satu arah, seperti dalam baterai atau sel bahan bakar. Selama bertahun-tahun listrik DC adalah standar di AS. Tapi ada satu masalah. Arus searah tidak mudah dikonvensikan ke tegangan yang lebih tinggi atau lebih rendah. Disinilah Tesla, sebagai mantan pekerja Edison, yang juga berhasil mendesain ulang salah satu dynamo di listrik DC, memiliki solusinya. Arus bolak-balik miliknya (AC) diklaim dapat dikonversikan ke berbagai voltase yang relatif kebih mudah menggunakan transformator.

John Feeks
    Alfa Edison merasa terancam dengan kebangkitan listrik AC yang dapat didistibusikan jarak jauh yang lebih ekonomis daripada listrik DC, melakukan kampanye propaganda mendiskreditkan listrik AC dan meyakinkan bahwa listrik itu sangat berbahaya. Sebagian dari kampanye ini, yakni menampilkan hewan-hewan yag tersengat listrik AC dan juga memberitakan secara fakta kematian manusia yang terjadi akibat listrik AC, seperti kematian John Feeks pada 1889, dan seorang gelandangan yang tersengat kabel listrik AC yang menjalar kusut di sudut-sudut kota. Dari situ timbul undang-undang untuk memidahkan jalur kabel AC ke bawah tanah

   Namun segala upaya propaganda Edison tetap gagal. Saat Edison menyadari keuntungan listrik AC, sayap-sayap perusahaannya bermerger dengan perusahaan yang juga menggunakan listrik AC, Thompson-Houston dengan membentuk General Electric pada 1892, dengan harapan masih bisa memetik keuntungan-keuntungan dari anugerah listrik AC yang sudah dia acuhkan tersebut. Westinghouse memenangkan proyek untuk memasok listrik ke sebuah Pameran Dunia 1892 di Chichago dan proyek untuk menerangi Air Terjun Niagara pada 1896.

Akhir Kisah

Wardenclyffe Tower
    Setelah kontraknya habis dengan Westinghouse Electric, ia telah memiliki berbagai hak paten dan membangun laboratorium sendiri. Ia terus mengembangkan ide-idenya terutama dalam pencahyaaan dan distribusi listrik nirkabel pada tegangan tinggi yang ia luapkan pada karya Wardenclyffe Tower. Namun, sayang proyeknya tersebut tidak pernah selesai sampai akhir hayatnya pada 1943. Proyek membutuhkan biaya yang besar. Segala harta bendanya pun dikeluarkan dan mengundang investor-investor untuk membiayai proyek tersebut. Namun, para pebisnis sepertinya tidak melihat peluang keuntungan dari karya itu yang justru menimbulkan listrik gratis untuk semua orang. Hal yg gk mungkin diterima oleh para pebisnis yang hanya mengejar keuntungan.
Jasa-mu di dunia sangatlah besar, semoga Tuhan membalas jasa dan dedikasimu.


MYSTERIOUS MAN
 
Mysterious Man
Nah, kita telah sampai di bagian Mysterious Man. Penasaran siapa yang juga berulang tahun di tanggal 10 Juli??  Sebelumnya saya akan membahas sedikit awal mula. Tak banyak yang tahu, ya karena memang dia sangat misterius, sedikit tertutup dan tidak mudah akrab dengan orang baru. Ia sangat menghargai kawan-kawan yang sudah dikenalnya. Tidak membeda-beda kawan, karena baginya perbedaan adalah bunga dari persatuan. Baginya mungkin beberapa kawan yang benar-benar berguna cukup untuk menemaninya daripada harus berkenalan dengan ribuan musuh.

   Dia sudah terlahir dengan perbedaan; dengan kebhinekaan yang menyelimutinya hingga sekarang. Saat pertama kali berkenalan dengan makna kebhinekaan, hal itu menjadi sangat menakutkan baginya. Ia dipaksa untuk menelan secara langsung makna kebhinekaan saat pertama kali belajar mengaji.
  Seperti yang saya bilang sebelumnya, kenyataan itu menjadi menakutkan saat ia pertama kali mengetahui hal itu. Awal mulai memang sangat sulit menerima itu semua, pastinya anak kecil yang saat banyak yang menginginkan orang tua agar beribadah bersama. Namun, tidak terjadi untuk si Mysterious Man ini. Ini menjadi pelajaran sangat berharga baginya tentang perbedaan.

  Hal positif lainnya ialah, di keluarga besar Ayah serta Ibunya sangat mendukung, tidak mempermasalahkan itu semua. Justru hidup rukun saling menghargai. Saat dia sekeluarga berkunjung ke kampung halaman di luar pulau, keluarga disana sangat menghargai perbedaan, menyanyangi dia seperti saudara seiman. Ya, sesama manusia harusnya begitu, diluar dari keyakinan kita; adalah sesama mahluk Tuhan Yang Maha Esa

    Dalam perjalanan pendidikan, khususnya saat kuliah pun ia terus mencoba menjadi penengah, seperti tidak condong ke kelompok aliran keagamaan, dan dominan ke golongan yang bersifat umum dan nasionalis. Sekali lagi, dia adalah seorang yang sudah kenyang dengan perbedaan. Perbedaan telah terlihatnya setiap hari sejak kecil. Itulah mengapa ia sangat toleran, menghargai perbedaan karena makanan sehari-harinya adalah tentang kebhinekaan.

Mysterious Man itu adalah Saya sendiri, YURNAWAN FARDINANTA HAREFA yang juga berulang tahun tanggal 10 Juli.

Wkwkwk,,, tapi setidaknya sedikit mengenal lebih dekat dengan sang penulis blog ini yang sudah dimulai sejak 2015, namun digencarkan sejak akhir 2019 - awal 2020 hingga sekarang. Harapan saya untuk blog ini, semoga dapat terus membuat artikel, terus mengembangkannya. Amin!!!

  Walau sedikit atau bahkan belum menemukan pembaca setia, mungkin hanya pembaca yang penasaran. Tapi itu tidak menjadi masalah, terus konsisten menulis isi pikiran di Blog sendiri.

Terimakasih Tuhan untuk 24 tahun lamanya engkau masih memberikan saya nafas.
-
-
-
                                                              Happy Birthday For Me!!! :’)





[1] m.biokristi.sabda.org


[2] wiki/Calvinisme

Tidak ada komentar:

Posting Komentar