Cari Blog Ini

Rabu, 22 Juli 2020

Satu Pegangan agar tidak terperosok ke dalam Teori Konspirasi


Bermula dari dalil ini,,, dalil yang saya renungkan beberapa saat, karena terjadi peristiwa-peristiwa yang saling berkaitan. Karena saya pecaya tidak ada yang kebetulan, semuanya adalah rentetan peristiwa yang sambung-menyambung.
“Barang siapa yang pertama kali menancapkan Opini Ilmiah, namun diluar nalar manusia, maka opini-opini lain yang akan atau sudah dilempar pasti berasal darinya juga”
   Satu contoh kecil, yakni produsen terbesar dalam pembuatan Opini di dunia Amerika Serikat. Banyak opini yang sudah mereka buat, yang terus-menerus di lempar, dicekoki hingga menjadi pengetahuan & DIAKUI bersama.
Antara lain: Manusia yang pergi ke bulan pada 1969 oleh Neil Amstrong, dkk. Invasi ke tanah Arab dengan dalih perdamaian. Pemboman gedung WTC pada 11 September hingga timbul opini teroris sampai sekarang. Serta yang sangat familiar dan masih menjadi misteri abadi, yakni keberadaan alien.
   Itu semua opini-opini yang dilempar hingga menjadi pengakuan bersama, tanpa harus kita ketahui langsung satu-per-satu. Dan berat hati saya katakana, jika kita percaya dengan salah satu opini diatas, maka wajib dari kita harus mempercayai semua opini yang diatas juga. Karena opini-opini diatas berasal dari sumber atau lingkaran yang sama. Itulah mengapa saya katakana diatas, semua opini yang dilempar saling berkaitan satu sama lain.
            Jadi, anda berani mempercayai opini-opini diatas?

Itu baru satu contoh produsen, belum lagi produsen-produsen opini di seluruh dunia. Ada jutaan opini yang akan atau sudah dilempar dan dikonsumsi dunia hingga menjadi perdebatan yang melahirkan Teori Konspirasi, seperti bentuk Bumi Bulat atau Bumi Datar. Pelemparan opini baik melalui individu tokoh yang berpengaruh di dunia, maupun kepentingan negara.

  Teori Konspirasi itu sendiri yakni teori-teori atau opini yang berusaha menjelaskan bahwa penyebab tertinggi dari satu atau serangkaian peristiwa adalah suatu rahasia, dan sering kali memperdaya, direncanakan diam-diam oleh sekelompok rahasia orang-orang atau organisasi yang berpengaruh. Banyak Teori Konspirasi yang dirancang yang mengklaim bahwa peristiwa-peristiwa besar dalam sejarah telah didominasi oleh para konspirator belakang layar yang memanipulasi kejadian-kejadian politik. Dengan kata lain menjadikan sesuatu sebagai alternatif demi mencapai tujuan yang telah dirancang.
   Kelompok teori ini pun terbelah menjadi dua kubu utama. Kelompok pertama adalah mereka yang hanya percaya bahwa segala hal mungkin terjadi apabila ada dukungan fakta, argumentasi yang bisa diverifikasi keberadaannya. Serta kelompok kedua adalah mereka yang percaya tanpa syarat alias mereka yang mengganggap apapun yang terjadi sudah dirancang sedemikian rupa yang acapkali dihubungkan dengan mitos, legenda dan lain-lainnya.

   Jadi dapat ditarik kesimpulan, kelompok-kelompok itu secara tidak langsung adalah mereka yang menggeluti dunia konspirasi atau yang ogah masuk ke opini konspirasi tersebut. Kelompok satu mengganggap opini diluar nalar harus ada fakta verifikasi, sementara kelompok dua percaya itu semua berkat tokoh-tokoh atatu dukungan lain dibalik layar. Wow sedikit horror yak...

    Namun, demikian itulah yang selama ini terus dikonsumsi manusia selama bumi ini berputar. Mau tidak mau, suka tidak suka kita telah dipaksa untuk mengkonsumsi opini-opini itu yang dipaksa juga untuk mengeluarkan suara memilih salah satu jawaban yang beredar. Terlebih untuk kasus baru pandemi ini, ada yang mengganggap ini sebagai kesengajaan, sebagai alat perang biologis maupun sebagainya. Pandemi ini kembali menaikkan Teori Konspirasi.

Pendaratan Manusia di Bulan
Berbagai kebingungan yang muncul akibat adanya peristiwa-peristiwa besar yang terjadi semakin memperdaya manusia untuk mengkonsumsi itu dengan rasa lapar, rasa keinginan yang lebih. Yang awalnya hanya mengaggap itu sebagai kebetulan, namun mucul opini lain yang menabrakkan diri di opini yang sedang dibahas, membuat manusia itu ikut tergabung menyeruakan pendapatnya dalam menanggapi peristiwa-peristiwa yang penuh misteri. Seperti manusia pergi ke bulan, yang sampai sekarang hanya dapat dilakukan sekali, dunia semakin canggih justru belum ada yang kembali berhasil ke sana lagi.


Lalu kemunculan ALIEN, benda atau unit misterius yang dianggap berasal dari planet lain datang dna masuk ke Bumi menembus atmosfir Bumi yang tebalnya puluhan Kilometer dnegan pesawat anehnya. Bahkan ada yang menganggap A. LIEN = NEIL. A  yang berarti jika kita percaya dengan ALIEN itu sama aja dengan kita percaya dengan manusia pergi ke bulan yang dilakukan NEIL A (mstrong). wow!!!


Bagaimana tanggapan anda?
Itulah secara umum daya pikat Teori Konspirasi ini, penasaran yang lebih pertistiwa-peristiwa di luar nalar manusia.

Teori Konspirasi yang beredar di dunia ini tidak bisa dielakkan, namun bisa kita sikapi dengan bijak. Saya sih lebih ke arah membutuhkan data yang valid atau meihat langsung. hmmm..
Bagaimana dengan anda????

Tidak ada komentar:

Posting Komentar