![]() |
| Pemain Generasi Emas Terakhir Pelatih Sir Alex Ferguson |
Terlalu dini apabila kita
menyebut era yang dibangun Sir Alex kembali terulang dalam waktu dekat.
Tentunya 27 tahun pegabdian Sir Alex bukanlah waktu yang singkat. Sir Alex
dinilai sebagai pelatih tersukses yg pernah menangani Manchester United, juga
sebagai pelatih yang paling sukses memperoleh gelar EPL. Pelatih yang datang
dari tahun 1986 ini sukses memenangi 13x Liga primer, 2x Liga Champions, 5x
Piala FA, 4x Piala Liga dan 1x Piala Super Eropa dengan 810 laga dengan total 528
kemenangan. Dilansir dari manchestereveningnews.co.ud (13/05/18). Warisan yang
ditinggalkan Sir Alex tentu sangat sulit untuk dilupakan, bila kita mengingat
akademi emas Manhcester United atau sering disebut sebagai “The Class of 92”
yang tak lepas dari tangan dingin Sir Alex, lalu treble winner yang
diraih tahun 1998-1999 hingga tahun-tahun emas terakhir saat Manchester United
meraih gelar Championsnya yang ke-3 di tahun 2008.
![]() |
| Laga terakhir Sir Alex Ferguson saat melawan Westbromich Albion tahun 2013 |
Kini warisan pemain pasca
menjuarai Liga Champions 2008 sudah berakhir, satu per satu pemain meninggalkan
klub. Ada yang pindah klub atau memutuskan untuk pensiun. Terlepas dari pada
memori itu, justru Manchester United sekarang dihadapkan pada tanggangan yang
besar. Manchester United dianggap menurun dalam hal produktivitas gelar pasca
Sir Alex memutuskan pensiun di tahun 2013. Manchester United bagaikan anak ayam
yang kehilangan induknya, yang sulit untuk mencapai tahun-tahun performa
terbaiknya. Manchester United harus kembali membangun akademi atau pemasok
pemain muda berkualitas dan tentunya tradisi gelar seperti halnya warisan yang
ditinggalkan Sir Alex. Jorge Mendes pernah mengatakan kepada BBC di tahun 2015
bahwa menggantikan Sir Alex ibarat mencari seorang dewa yang jenius, yang hal
itu sulit untuk dicari.
Saat ini, Manchester United
dilatih oleh pelatih sekaliber Jose Mourinho, tentunya semua orang tidak
meragukan kualitasnya lagi, terlebih ketika musim lalu ia berhasil membawa
Manchester United meraih tropi Liga Eropa dan Piala Liga. Namun apakah hasil-hasil
tersebut mampu untuk menggantikan warisan Sir Alex yang jayanya? Atau kita
terlalu cepat untuk menilai?

