Cari Blog Ini

Selasa, 21 April 2020

The Gabor Sisters : Godmother’s of Socialite



Zsa Zsa, Magda, Eva

   Sosialita,,, kata yang makin nyaring terdengar sejak mendekatnya abad 21. Dengan dunia yang semakin modern, dengan meningkatnya teknologi dan properti; makin popular juga kalimat ini digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Seakan menjadi kesepakatan sosial, kata sosialita menjadi objek kemewahan dalam berkehidupan kelompok serta menjadi prestise dalam diri sendiri.
   Sosialita sendiri merupakan sebuah akronim yang diserap dari bahasa Inggris, berasal dari kalimat social dan elite. Kata social yang berarti suka memperhatikan kepentingan umum, berkenan dengan masyarakat (suka menolong, menderma),sedangkan elite yang berarti orang-orang terbaik di suatu kelompok yang memiliki derajat lebih tinggi (kaum bangsawan, cendikiawan).[1]
   Beberapa pengamat memiliki pandangan berbeda dalam mengartikan kata sosialita, ada yang menyebut sosialita adalah seseorang atau sekelompok orang yang selalu berpartisipasi dalam aktivitas sosial bersifat horizontal dan menghabiskan waktu untuk mengihibur pada acara mode kelas atas.[2] Oleh Merriam-Webster kata sosialita pertama kali digunakan pada tahun 1928 di Perancis.
Robert L. Peabody beranggapan sosialita adalah seseorang yang berpartisipasi dalam aktivitas sosial dan menghabiskan sebagian banyak waktunya untuk menghibur sekaligus mendapatkan hiburan. Menurutnya, makna sosialita mengalami pergesaran makna.
Berbicara Sosialita pastinya kita merujuk pada satu sosok,,, kali ini saya akan membahas trio bersaudara aktris sekaligus sosialita terkenal, yakni The Gabor Sisters.

  • Gabor Sisters
   Gabor Sisters atau Gabor bersaudara merupakan tiga aktris/sosialita ternama Amerika-Hongaria yang terdiri dari Magda Gabor, Zsa Zsa Gabor dan Eva Gabor. Mereka dilahirkan dalam keluarga berlatar belakang Hungaria-Yahudi di Budapest. Orang tua mereka Vilmos Gabor dan Jolie Gabor juga bukan orang sembarangan, Vilmos Gabor merupakan tentara di Hungaria dan Jolie Gabor juga sebagai pebisnis sukses pada masa nya. Mereka pindah ke New York setelah Perang Dunia II. Tak disangka mereka melahirkan gadis-gadis kecil yang terkenal di dunia.
   Magda terlebih dahulu menjadi pemain di film di Hongarian sebelum perang, sehingga ibunya membawa mereka pindah ke Hollywood untuk masuk dunia film. Di Hollywood, mereka meraih ketenaran yang luar biasa dari akting, selain itu mereka juga terkenal dengan pernikahan berantai. Bayangkan Magda menikah 6x, Zsa Zsa 9x dan Eva sebanyak 5x.

Getty Images
   Gabor bersaudara sejak lahir bergelimang harta, staf pelayanan, liburan yang panjang dan menjalani tugas sekolah di asrama yang mahal. Sampai mereka sendiri mencapi kesuksesan pun sudah terbiasa dengan kemewahan dalam berlian, balutan bulu dan kain satin. Tapi itu semua juga mereka raih dengan susah payah. Mereka berambisi untuk bekerja keras, siang dan malam dengan penderitaan yang menghampiri mereka. Magda anak tertua yang selamat dari Holocaust, Eva yang terus tidak menemukan cinta sejati dan Zsa Zsa yang selalu berkutat dengan gangguan bipolar.[3]

 
Keluarga Gabor (Kensington Books)
  Ketika mereka beranjak dewasa saat di Budapest, sang ibu mempunyai rencana besar untuk anak-anaknya yakni menjadikan mereka aktris. Dengan tekun Jolie membimbing mereka; terlebih kepada Zsa Zsa yang memiliki gangguan, saat Zsa Zsa mengikuti kontes kecantikan Miss Hongaria, ia kalah;namun ia mengklaim telah memenangkan kontes tersebut. Gangguan bipolar yang dialami Zsa Zsa adalah dampak dari traumatis mendalam saat Perang Dunia II. Ketika Hitler menginvasi Hongaria pada tahun 1944, Zsa Zsa dan Eva tinggal di luar negeri. Meski keluarga Gabor telah berpindah agama dari Yahudi ke Katolik pada tahun 1928. Mereka pindah ke New York pada tahun 1946, dengan sosok Jolie Gabor yang tangguh dan memiliki darah bisnis melatih ketiga putrinya yang cantik untuk menarik pria-pria kaya. Setelah Gabor mencapai ketenaran internasional, diketahui bahwa Jolie menjalankan bisnis bordil dan perhiasan yang sangat sukses di Hongaria, dampaknya ia memiliki koneksi bisnis yang membawanya ke Amerika Serikat.[4]

1. Magda Gabor
   Magda ‘Magdolna’ Gabor lahir pada 11 Juni 1915 di Budapest, semasa kecil ia mengalami masa yang cukup sulit. Magda Gabor dan beberapa keluarga mereka sempat ditangkap saat Hitler menginvasi negara mereka. Mereka diduga terlibat dalam gerakan bawah tanah anti-Nazi. Namun untungnya Magda sendiri dapat dibebaskan oleh bantuan duta besar Portugis yang juga saat itu menjadi kekasihnya.

Magda Gabor
   Pada saat mereka pindah ke AS, Magda ingin melupakan masa lalunya, karena ia bukan merupakan aktris yang sukses, dia justru sibuk dengan kehidupan pernikahannya yang kawin-cerai. Pernikahan-pernikahannya hanya berlangsung selama setahun. Pernikahan yang paling terkenal adalah saat dengan George Sanders yang sebelumnya telah menikah dengan sang adik, Zsa Zsa Gabor. Pernikahan ini berlangsung dua bulan sebelum dibatalkan. Teman-temnanya percaya bahwa George masih mencintai Zsa Zsa dan menikahi saudara perempuannya adalah cara untuk mempertahankan hubungannya dengan Sza Sza dengan bipolar-nya. Sebelum Magda menyusul ke AS, ia beberapa kali keluar masuk negeri orang, seperti Potrugal, Spanyol dan Brasil yang bertujuan salah satunya untuk lari dari incaran Nazi, saat itu juga ia memiliki hubungan dengan pria lain.

2. Zsa Zsa Gabor
   Zsa Zsa lahir pada 6 Feburari 1917, ia merupakan yang paling terkenal dari para saudara-saudaranya karena kepribadian yang mencolok. Sejak kecil, ibunya memiliki harapan yang besar kepada Zsa Zsa untuk menjadi artis terkenal, sejak usia 13 tahun Zsa Zsa menjadi penyanyi opera dalam ‘The Singing Dream’.

Zsa Zsa Gabor
   Saat tumbuh dewasa, ia suka memberikan wawancara tentang kehidupannya dan orang-orang sekitarnya. Seperti saudara lainnya, Zsa Zsa juga hobi kawin-cerai, tidak lama saat mendarat di AS, Gabor bertemu dengan Conrad Hilton, menikah dan memiliki seorang anak bernama Francesca Hilton. Zsa Zsa memiliki kecantikan yang alami, ia mengetahui betul bagaimana memanfaatkan apa yang dimilikinya, ia melakukan debut layar lebar di Hollywood pada tahun 1952 di film Lovely to Look At. Dan We Not Married dengan Ginger Roger dan Fred Allen di tahun yang sama. Awal karir ini menjadikan dirinya selebritis terkenal dan banyak diundang dalam berbagai acara selebritis.

   Apa yang dimiliki Zsa Zsa tak habis dibicarakan, terlebih kehidupan pribadinya. Ia tampil dalam ikon kemewahan dan kesenangan diri orang Eropa. Sering digambarkan sebagai penggoda yang cantik, ia menjadi bahan opini tabloid yang membicarakan dirinya yang terkenal karena pernikahannya dan kekayaan yang berlimpah dari pada kemampuan aktinya.[5] Zsa Zsa terus membuat sensasi, pada 1989 ia menampar seorang polisi yang memberhentikannya di jalan karena kedapatan membawa minuman keras. Dia dipenjara selama tiga hari. Selanjutnya pada Juni 2005, dan menggugat putrinya Francesca Hilton dengan tuduhan melakukan pencurian dan penipuan.
            Zsa Zsa meninggal pada 16 Desember 2016 setelah mengalami beberapa penyakit beruntun yang diterimanya sejak tahun 2005. Sejak itu ia praktis mengurung diri di dalam istana mewahnya, karena dia mengalami lumpuh total sejak tulang pinggulnya patah. Dia berpesan agar tubuhnya dikremasi dan diletakkan dalam kotak emas untuk dipusarakan di makam adiknya, Eva Gabor.

c. Eva Gabor
   Permata terakhir dari Gabor bersaudara adalah, Eva Gabor;lahir 11 Februari 1915. Jika kakaknya lebih terkenal karena kemewahannya, Eva terkenal dengan pribadi yang baik dengan karir akting yang bagus. Walaupun tidak bisa dipisahkan dari keluarga Gabor, yakni tradisi kawin-cerai; Eva kawin sebanyak lima kali. Eva merupakan cerminan paling nyata dari ibunya Jolie Gabor karena dirinya juga menyukai bisnis, Eva memiliki bisnis baju, salon serta produk kecantikan.

Eva Gabor
Eva muncul dalam film Broadway pada 1950an, termasuk Last Time I Saw Paris (1954). Pada tahun 1953 dia mempunyai acara sendiri yakni Eva Gabor Show. Dan sepanjang 1950 hingga 1960an dia banyak muncul di TV. Namun, yang paling diingat sebagai Lisa Douglas, seorang istri petani dalam serial sitkom Green Acres (1965) dengan Eddie Albert. Serial ini berlangsung hingga 1971.
   Karakter Eva menjadi begitu popular sehingga dia mendapat sebagai peran tamu di Beverlyhillbillies dan Petticoat Junction. Ketika ia memutuskan untuk pergi dari dunia aktng, Eva merambah ke pengisi suara kartun. Eva lebih menyukai menjadi wanita seutuhnya daripada harus menjadi bintang film. Eva adalah sosok mandiri dan menjalani karirnya dengan hati-hati. Di akhir-akhirnya karirnya, dia hanya muncul di acara talkshow dan memberikan wawancara untuk majalah tentang dunia kecantikan. Eva meninggal terlebih dahulu daripada ibu dan kakak-kakaknya pada 1995.
  • Sosialita yang sesungguhnya
   Jika banyak berbagai pengamat memiliki pandangan berbeda tentang makna Sosialita, kini bila berkaca pada kehidupan keluarga Gabor, pastinya merujuk pada makna Sosialita pertama, yakni seseorang atau sekolompok orang dengan menghabiskan seluruh aktivitas sosialnya dalam kemewahan.
   Sang ibu, Jolie Gabor sudah tergila-gila dengan kemewahan, dia menetapkan pola untuk anak-anak gadisnya dengan kehidupan fantasi dan mengajarkan ekploitasi diri agar meraih keuntungan dari ketenaran, kecantikan, rambut, perhiasan dan pakaian mewah. Jolie habis-habis mengajarkan anak-anaknya untuk menjadi manusia yang bernilai lebih dari yang mereka pikirkan, Joli bertekad untuk tidak mengirim mereka ke perguruan tinggi, dan memilih untuk memasukkan ke dunia modeling.[6] Gabor bersaudara tumbuh dengan bermandikan kemewahan, dibalut dengan bulu-bulu satin yang melingkar di leher mereka, bertentengan tangan dengan membawa ‘beratnya’ tas seharga jutaan dolar di berbagai pesta makan malam. Harta warisan keluarga Gabor juga tidak kalah menarik. Semua hal itu menasbihkan bahwa Sosialita memang begitu mewah, bergelimang harta serta kaum elit.
            Lalu apakah makna Sosialita hanya sebagai penetapan status seseorang sebagai kaum elit,,??? Apakah sosialita kehidupan bermewah-mewahan saja??

   Bagi pemikiran orang yang bersifat lebih normal tentunya tidak benar adanya, sosialita seperti itu tidak lengkap apabila tidak melakukan aksi sosial yang nyata. Karena pada hakikatnya Sosialita adalah sekolompok kaum bangsawan yang mengaplikasikan kemewahannya dengan melakukan aksi sosial, membantu orang yang tidak mampu. Sosialita adalah gambaran bahwa bangsawan juga dapat melakukan aksi tolong menolong. Dan itu dipresentasikan melalui kelompok sosialita. Ada banyak cara melakukan aksi sosial itu, tidak melulu harus menyumbangkan harta kekayaan, menghibur dengan turun langsung ke lapangan juga merupakan aksi dari sosialita itu sendiri. Adan banyak tokoh yang melakukan hal tersebut, mereka mempergunakan ketenaran dan kemewahan untuk melakukan yang baik. Seperti Princess Diana, Audrey Hepburn, Cristiano Ronaldo dan Messi, serta Michael Jackson. (aksi sosial).
            Lantas apakah segala yang dimiliki Gabor bersaudara termasuk makna Sosialita.???

   Kurang tepat juga bila kita ‘menghakimi’ Gabor bersaudara yang hanya mengandalkan kemewahan untuk berfoya-foya. Saya beranggapan bahwa segala kemewahan yang dimiliki keluarga Gabor merupakan hakikat manusia yang berjuang demi cita-cita nya. Apa yang telah diraih keluarga Gabor adalah perjuangan pantang menyerah. Jadi wajar apabila kehidupan mereka dibalut kemewahan hasil jirih payah mereka. Melakukan aksi derma itu bersifat relatif dan kembali ke diri masing-masing. Untuk cerminan dari keluarga Gabor, adalah bahwa kemewahan mereka menjadi status sosial mereka. (status sosial).

   Beberapa Sosialita (status sosial) antara lain, Paris Hilton, The Kardhasian dan di Indonesia sendiri ada Nia Ramadhani, Syahrini, dll. Saya anggap status sosial karena saya tidak terlalu mempersoalkan kebaikan apa yang mereka bagikan kepada orang-orang yang kurang beruntung, karena itu tidak mesti ditunjukkan atau dipertegas.
Jadi Sosialita adalah 2 hal yang tidak dapat dipisahkan,,, tidak salah juga apabila mereka memilih satu dari 2 hal tersebut,,, tapi sempurna apabila mereka melakukan keduanya,,,

   Yang menjadi ketidakbenaran apabila makna Sosialita bergeser makna, dalam arti dipaksakan untuk mencapai hal tersebut, padahal dirinya tidak mempunyai kemampuan tersebut. Secara gamblang saya sebut panjat sosial,, yakni orang-orang yang ingin eksis dan menganggap dirinya kelas atas meski sebenarnya dirinya tidak memiliki cukup kemampuan (modal) untuk itu. Alhasil kelakuan mereka dianggap norak serta kampungan,, dari situlah citra Sosialita menjadi buruk,, untuk mereka-mereka yang memang memiliki kekayaan dari jerih payah dan usaha mereka, tidak ada salahnya.
  • Sosialita dan Sosialis
   Kata Sosialita yang muncul pertama kali pada 1928 semakin mendekatkan pada kemewahan, karena pada saat itu pula masa dinasti monarki terjadi, ketimpangan kaum elit dan budak menyeruak. Sosialita muncul sebagai ‘penghakiman’ dan olok-olokan bagi kaun bawah.
Siapakah kaum bawah tersebut?? dalam sistem kekuasaan, yang pasti untuk tingkat terendah adalah kaum proletar,, kaum tersebut menjadi ter-otomatis masuk ke dalam kaum yang berhaluan kiri. Sejak dimulai gerakan paranoid anti-komunis di AS pada 1922, menjadi aspek awal untuk membuang jauh-jauh ajaran komunis disana. Pasti buntut dari pada itu, tercipta pada 1928 kata Sosialita.
“Sosialita adalah produk untuk mengolok-olok kaum yang berhaluan kiri”
   Hal itu merupakan rentetan persaingan kedua paham di dunia. Bayangkan, dasar ajaran komunisme ialah komunal, berkumpul membentuk suatu komunitas sosial untuk kepentingan bersama, bersifat sederhana dan menolak pencapaian kemewahan pribadi; disodorkan dengan sosialita yang sangat bertolak belakang. Sosialita, yang mengambil kata dari ajaran mereka (sosial) dibumbui dengan ‘alat’ berupa kemewahan dalam menjalankan aktivitas sosialnya. Ditambahkan dengan kata ‘elite’ yang semakin mempermalukan mereka dalam hal pokok pemikiran dasar mereka.
Sosial yang seharusnya bersifat sederhana, berkumpul bersama, memiliki manfaat bersama - ditambahkan dengan kata ‘elite’ yang berarti kekuasaan atau penguasa. Goal dari perjuangan kaum kiri adalah ‘menyadarkan’ para penguasan rakus untuk berbagi demi kepentingan bersama. Dan aplikasi dari kata Sosialita adalah pestaphora, hura-hura serta kemewahan.
apakah kalian pernah berpikir seperti itu?
jika ya, bangun dari penderitaan di balik cangkul dan topi jerami kalian!
jika tidak, maka berhenti berpura-pura menderita di balik cangkul dan topi jerami itu!”
Ya, itu hanya ilustrasi sedikit tentang bagaimana 2 kata yang saling bertolak belakang disatukan. Bagaimana menurut anda???

Dan bagaimana anda menyikapi 2 hal tentang Sosialita. Aksi Sosial atau Status Sosial???




[1] Wiki.sosialita

[2] Socialite Definition. Reverso Dictionary.

[3] The Finding Zsa Zsa: The Gabors Behind the Legend.

[4] reelrundown.com/celebrities

[5] Biography.com/zsa-zsa-gabor


[6] dailymail.uk (19/7/2019)

Pemikiran Adolf Hitler Mengenai Supremasi Jerman Raya



 
Adolf Hitler
   Betapa pun dianggap bertanggung-jawab atas kematian puluhan juta jiwa semasa Perang Dunia II, Adolf Hitler akan tetap dicatat sebagai penentu sejarah dunia. Ia adalah satu dari segelintir tentara rendahan yang sanggup tampil menjadi hantu dunia, membawa Jerman keluar dari cengkeraman Sekutu dan bangkit menjadi penguasa Eropa. Sebuah upaya besar yang bahkan seorang jenderal Sekutu pun kecil kemungkinan tak akan sanggup melakukannya.Tak heran jika kemudian banyak ahli sejarah, politik, bahkan kejiwaan, lalu tertarik membedah profil Hitler secara mendalam. Nazi, partai berpengaruh yang ia pimpin, serta The Third Reich, visi masa depan Jerman yang ia perjuangkan, memang merupakan fenomena tersendiri. Begitu pula dengan angkatan perang Jerman yang sanggup merangsek begitu cepat ke negara-negara sekitar Jerman. Namun, Hitler adalah sosok central yang jauh lebih fenomenal.
   Berbagai penilaian diberikan oleh para pengamat, sejawat, dan orang-orang yang pernah berada di lingkaran terdalamnya. Ada yang menyebutnya sebagai nasionalis sejati, orator yang sanggup mempengaruhi orang, penjahat perang yang sadis, psikopat. Tetapi ada pula yang menyebutnya sebagai pemimpin agung serta pemimpin yang lembut dan Leman yang kebapakan. Profilnya amat variatif. Apa pun itu keputusannya untuk bunuh diri di ujung keambrukan Jerman Nazi harus dianggap sebagai akhir dari sebuah kisah besar yang ironis sekaligus tragis. Ia berhasil membawa keluar rakyatnya yang tengah didera depresi ekonomi hebat, mampu membangun angkatan perang hingga terdigdaya di Eropa, namun justru memilih mengakhiri hidupnya dengan menelan racun dan menembakkan pistol ke mulut. Bersama istrinya, Eva Braun, ia bunuh diri di bunker bawah kota Berlin pada 30 April 1945, ketika disadari bahwa Rusia, musuh besarnya, telah berhasil menguasai kota ini.
   Kepada sejumlah perwira dan dokter yang mendampinginya di hari-hari terakhir, ia menyatakan merasa terhormat mati bunuh diri ketimbang menyerah kepada tentara Rusia atau dihadapkan ke pengadilan perang. Yang begitu luar biasa yaitu ambisinya menguasai Eropa tak pernah padam hingga ia memutuskan bunuh diri. Dari sekian telaah yang ditunjukan kepadanya, yang menarik perhatian untuk diketengahkan adalah visinya yang megalomania. Banyak yang berpendapat, justru dari karakternya inilah Hitler, yang secara intelejensia sebenarnya pas-pasan, memiliki ambisi yang kelewat batas. Ia, misalnya ingin menjadikan Jerman sebagai tuan di bumi ini, atau “Lord of the Earth”. Untuk itu ia harus lebih dulu memimpin Jerman meraih kembali kedigdayaan Imperium Roma yang pernah berjaya antara tahun 962 hingga 1806.
   Dengan bangkitnya Jerman dibawah kekuasaan Hitler yang bernaung di Partai Nazi telah membuka pintu negara Jerman menjadi negara yang terpandang terutama setelah kalahnya Jerman pada Perang Dunia I. Kebangkitan Jerman tidak hanya dalam faktor-faktor kemakmuran negaranya saja, namum dalam hal militer pun Jerman menjadi negara yang sangat kuat dengan adanya propaganda dari pemimpinnya. Disini Rakyat Jerman sudah mencapai titik dimana kekuasaan dan pertahanan menjadi prioritas utama dibanding mementingkan kebebasan berpolitik yang pada akhirnya akan menjadi pertikaian dan pertumpahan darah, Hitler mengerti akan hal-hal tersebut dan menggunakannya demi tercapai tujuannya. Dibantu dengan kapasitas yang fenomenal dalam hal organisasi untuk propaganda dengan semangat tercapainya negara industri besar sesuai dengan pencapainya. Dengan dibangunnya hal-hal tersebut, pembawaan rakyat Jerman terhadap terlahirnya suatu otoritas akan memudahkan lahirnya suatu kepemimpinan fasisme.
   Dengan adanya semangat nasionalisme yang tinggi dan rasa kebangaan yang sangat tinggi terhadap ras-nya sendiri maka dimulailah sebuah propaganda oleh Hitler yang pada kelanjutanya menjadikan Jerman sebagai negara “gila perang”. Dilakukannya beberapa serangan brutal ke negara-negara tengga demi mengukuhkan supremasi Jerman raya di bumi Eropa dengan pembunuhan besar-besaran yang dilakukan oleh kaum Nazi. Serangan sadis ini didorong oleh semangat moril yang sangat tinggi, tetapi hakekatnya mereka perupakan pernyataan dari kekuatan-kekuatan jiwa yang primitif. Dalam hal-hal sedemikian dikatakan, bahwa ego telah dikorupsi oleh jiwa.
Seraya dengan meningkatnya nasionalisme, chauvinisme, dan perlunya perluasan wiliyah maka pemimpin Jerman Adolf Hitler melakukan ekspansi tanpa terduga ke beberapa negara Eropa dengan tujuan mendirikan suatu negeri bagi bangsa Jerman saja atau dikenal dengan sebutan negera Jerman Raya. Supremasinya disini dapat dilihat dengan giat melakukan tekanan dan penyerangan terhadap negara yang akan didudukinya dan negara yang memerangi Jerman.
Profil
   Adolf Hitler dilahirkan di Braunau Inn, Austria, pada 20 April 1889. Ayah Adolf Hitler, Alois Hitler, merupakan seorang pegawai kantor bea cukai. Setelah ayahnya pensiun, keluarga Hitler pindah ke kota Lambach (awal dari kehidupan yg terus berpindah-pindah di masa pensiun ayahnya).Ibunya merupakan keturunan yahudi. Di Kota tersebut terdapat sebuah biara Katolik yang dihiasi ukiran kayu dan batu yang diantaranya terdapat beberapa ukiran swastika, yang kemudian menjadi tempat Adolf muda belajar. Adolf Hitler dapat menyesuaikan dengan baik di sekolah biara tersebut, bahkan konon ia memiliki suara yang lumayan bagus. Sebagai Adolf muda, ia juga memiliki idola, yaitu biarawan yang melayani di sekolah biaranya, bahkan ia pernah serius selama 2 tahun bercita-cita ingin menjadi biarawan. Ketika beranjak dewasa, cita-citanya berubah ingin menjadi seorang seniman. bahkan ia mencoba untuk mengikuti ujian masuk perguruan tinggi seni di Wina, Austria namun gagal, dan bahkan ia pernah menjadi seorang tunawisma di kota ini.
Kala Itu
   Ketika Perang Dunia I meletus, Hitler turut serta pada usia 25 tahun sebagai pengantar pesan dalam pasukan Infantri Resimen Bavaria ke-16, dan ia merupakan salah satu orang yang paling beruntung di medan pertempuran. Pernah suatu kali resimennya bertemu pasukan Inggris dan Belgia di dekat Ieper (bahasa Perancis: Ypres), resimennya kehilangan 2.500 dari 3.000 orang, tewas, luka-luka atau hilang dan Adolf Hitler lolos tanpa luka sedikitpun dan beberapa kali ia berdiri di satu tempat dan kemudian berpindah ke tempat lain yang beberapa detik kemudian tempat dia sebelumnya berdiri kejatuhan bom. Luka pertamanya didapatnya pada tanggal 7 Oktober 1916 tepat 2 tahun setelah ia terjun kedalam perang, akibat pecahan mortir di perang di Kota Somme. Ketika gencatan senjata ditanda tangani pada tanggal 11 November 1918, Hitler sedang dirawat di rumah sakit akibat terkena serangan gas klorin dari inggris yang mengakibatkan buta sementara. Ketika itu Hitler menjabat sebagai kopral.
   Tahun 1919 Hitler lalu bergabung dengan sebuah partai kecil bernama Partai Pekerja Jerman dan meninggalkan karir militernya. Saat berhasil menjadi pemimpinnya dan akhirnya mengubah namanya menjadi partai Nazi. Tahun 1920, Hitler menterbitkan simbol Swastika dan Tahun 1921 Partai ini semakin solid dengan didukung oleh kelompok milisia SA. Disinilah kita bisa melihat salah satu kejeniusan Hitler, berorganisasi dan berpidato. Terus terang, secara pribadi, saya tidak pernah melihat orang berpidato sehebat Hitler. Ketika pengikutnya berteriak sambil mengangkat tangan “HAIL HITLER!”. Apapun yang Hitler katakan adalah seperti sebuah Religion’s order yang membuat pengikutnya menjadi super fanatik dan mengikuti apapun yang diucapkannya.
   Di penjara dia menulis bukunya yang terkenal, Mein Kampf (Perjuanganku) 1924. Ernst Hanfstaengl menjadi salah satu penerbit buku yang super laris dan menghasilkan income yang banyak. Buku ini bisa digambarkan sebagai sebuah buku otobiografi, pikiran politik/ filsafatnya, sejarah serta buku hariannya. Dalam tulisannya ini Hitler yakin bahwa bangsa Arya adalah ras teringgi, penemu seni, ilmu dan tekhnology. Selanjutnya Hitler ingin menciptakan sebuah “ras arya” yang “genuine” yang nantinya akan meleading kebudayaan, keindahan, martabat dari semua jenis ras manusia. Buku ini kemudian menjadi seperti “The Bible” bagi pengikutnya.
Setelah mendekam di penjara kurang lebih 9 bulan, Hitler mendapat amnesti, tetapi partai Nazi miliknya sudah amburadul saat dia keluar penjara. Disini kita bisa melihat salah satu talenta besarnya dalam berorganisasi. Hitler berhasil membangun kembali partainya dari partai kacau balau sampai menjadi salah satu partai terbesar di Jerman
Partai Nazi
   Nazisme muncul sebagai akibat dari Perang Dunia I. Pada 11 November 1918 secara mengejutkan bagi pasukan garis depan Jerman, perang tiba-tiba berakhir. Pasukan garis depan tidak merasa dikalahkan dan mereka heran mengapa gencatan senjata terjadi begitu cepat sehingga mereka harus segera meninggalkan posisinya padahal mereka masih berada di wilayah musuh. Mitos yang berkembang di antara para prajurit Jerman yang menyerah ini adalah bahwa mereka telah “ditikam dari belakang.” Bahwa pasukan garis depan dan 2 juta rakyat Jerman tewas selama perang telah dikhianati oleh kelompok Marxis dan Yahudi yang telah memunculkan perbedaan pendapat di negara mereka. Ketika pasukan selamat itu kembali ke Jerman baru yang demokratis, mereka membawa serta kekecewaan mereka. Seusai perang, negara-negara sekutu melanjutkan blokade terhadap Jerman. Pasukan yang kembali dan berbaris melewati München, ibukota Bayern, terkejut melihat keluarga mereka yang masih menderita. Jutaan rakyat Jerman kelaparan dan ribuan lainnya sekarat akibat penyakit TBC dan influenza.
   Di Jerman, politik terbagi menjadi 2 kutub, Konservatif dan Sosialis; masing-masing kelompok menjadi radikal di masa krisis. Situasi semakin bertambah buruk dengan munculnya gerakan Republik Soviet München, sebuah upaya untuk menciptakan pemerintahan bergaya Soviet yang dikobarkan oleh kelompok sayap kiri Raterepublik di Munich. Tentara pemerintah diturunkan untuk menumpas pemberontakan tersebut dan pecahlah pertempuran terbuka di jalan-jalan Munich. Lebih dari 500 orang terbunuh. Tentara didukung oleh Freikorps, prajurit bayaran sayap kanan yang dibiayai oleh pemerintah. Freikorps benar-benar menjalankan tugasnya, mereka membantai orang-orang yang mereka anggap sebagai anggota Raterepublik dan berhasil menumpas pemberontakan itu.
Pransangka anti-Semit di kelompok kanan semakin diperkuat oleh kenyataan bahwa pimpinan Raterepublik sebagian besar adalah orang Yahudi, sehingga muncul kesan bahwa Bolshevisme (komunis) dan Yudaisme pada adalah dasarnya sama. Wajar ketika sikap anti Yahudi kemudian berkembang luas.
Freikorps dielu-elukan di München setelah penumpasan Raterepublik. Kelompok Yahudi adalah kambing hitam yang sempurna untuk disalahkan atas semua penyakit negara tersebut. Freikorps didukung pejabat-pejabat sayap kanan di militer seperti Kapten Ernst Roehm (yang nantinya akan menjadi komandan tertinggi SA, “Pasukan Badai”), seorang pria dengan filosofi sederhana:
“Aku masih muda dan liar. Karenanya, perang dan kerusuhan lebih menarik bagiku dibandingkan tatanan borjuis yang rapi. Brutalitas dihargai, rakyat butuh rasa takut; mereka ingin takut pada sesuatu; mereka ingin seseorang yang membuat mereka takut dan memaksa mereka menyerahkan dalam ketakutan.”
   Di awal tahun 1918, sebuah partai bernama Freier Ausschuss für Einen Deutschen Arbeiterfrieden (Komite Bebas untuk Kedamaian Buruh Jerman) didirikan di Bremen, Jerman. Anton Drexler, seorang tukang kunci dan penyair, mendirikan sebuah cabang dari perkumpulan ini pada 7 Maret 1918, di Munich. Drexler pernah menjadi anggota partai Fatherland semasa Perang Dunia I, dan merupakan salah satu penentang perjanjian damai antara Sekutu dengan Jerman yang mengakhiri Perang Dunia I tahun 1918. Ia memiliki pandangan seperti umumnya nasionalis militan saat itu: menentang Perjanjian Versailes, anti-semit dan anti-marxis, dan mempercayai superioritas ras Arya. Ia juga percaya bahwa kapitalisme Internasional merupakan bagian dari gerakan dominasi Yahudi di seluruh dunia dan menuduh kapitalis mengambil keuntungan (profit) dari Perang Dunia I. Drexer juga berpandangan bahwa kekacauaan dan ketidakstabilan politik adalah karena Republik Weimar tidak mau mempedulikan rakyat kecil.
   Hitler tak berbeda dengan ribuan mantan prajurit lainnya di München, dia luntang-lantung tanpa pekerjaan tetap. Tapi kini dia telah menyadari bakat alaminya untuk berorasi dan menarik orang untuk bergabung dengan partainya, sehingga ia memiliki peran dominan di sana. Dia salurkan kebencian, kemarahan atas berakhirnya perang dengan pidato yang berapi-api. Hitler selalu berbicara tentang apa yang disebutnya sebagai ketidakadilan perjanjian damai Versailes yang ditandatangani pada akhir Perang Dunia I. Berdasarkan perjanjian itu, Jerman kehilangan banyak wilayah negaranya. dan dipaksa membayar ganti rugi pada negara-negara pemenang. Pada awal 1920, inflasi merajalela tak terkendali, keuangan benar-benar hancur sehingga rakyat Jerman berpikir bahwa demokrasi tak menghasilkan apapun.
   Dinamisme Hitler yang dibarengi dengan nada tanpa kompromi dalam pidato-pidatonya mulai menarik warga Bayern terkemuka lainnya untuk berpaling pada partai baru Nazi. Pada tahun 1922, seorang penerbang ulung pemegang penghargaan “Pour le Merite” sekaligus komandan skuadron Richthodenber dalam Perang Dunia I, Hermann Göring, bergabung dengan Nazi. Nazi pun menyebarkan pengaruhnya ke wilayah pedesaan Bayern. Di sana, seorang mahasiswa pertanian yang awalnya ingin menjadi peternak ayam, Heinrich Himmler bergabung dengan Nazi. Bulan Januari 1923 di Ruhr, pasukan Perancis datang untuk meminta pembayaran ganti rugi perang, mengasingkan dan menghina rakyat Jerman. Perancis memerintah mereka dengan tangan besi. Rakyat Jerman menganggap hal ini sebagai upaya balas dendam. Sentimen nasionalis pun mulai berkembang di Jerman. Sebagai hasilnya, jumlah anggota Partai Nazi bertambah drastis menjadi sekitar 20.000 orang.
   Di München pada tahun 1923, dalam suasana krisis yang disebabkan oleh pendudukan Ruhr, Hitler dan Nazinya mulai bertindak. Hitler berdiri di atas panggung Burgerbrau Keller pada tanggal 8 November dan menghentikan rapat politik sayap kanan, ia menyerukan dilaksanakannya sebuah revolusi nasional untuk menggulingkan pemerintah sayap kiri di Berlin. Keesokan harinya, 9 November 1923, Nazi, bersama dengan partai sayap kanan lainnya berparade di Munich untuk mengumpulkan dukungan. Mereka dihentikan oleh polisi di monumen perang Feldherrenhalle. Awalnya, Nazi berharap militer dan polisi mendukung parade tersebut dan bergabung bersama mereka, tapi yang terjadi sebaliknya, polisi tidak mendukung mereka; tembakan dilepaskan dan peserta parade dibubarkan. Untung bagi Hitler, ia berhasil lolos dari penembakan itu. 4 perwira polisi dan 16 anggota Nazi kehilangan nyawa mereka. Selain membunuh polisi, beberapa pengikut Nazi juga melakukan perampokan bank dalam aksinya.
Hitler kemudian diadili bersama pimpinan parade lainnya pada awal 1924 dengan tuduhan melakukan penyerangan terhadap polisi dan perampokan bank. Dalam pengadilan tersebut, Hitler dengan sikapnya yang menantang berkata:
“Kau bisa menyatakan kami bersalah ribuan kali, tapi dewi yang memimpin pengadilan abadi sejarah akan, dengan senyuman, mencabik-cabik dakwaan penuntut umum dan keputusan pengadilan ini. Dan sang dewi akan membebaskan kami”.
   Hitler menjadi terkenal karena pernyataan sikapnya yang berani. Hakim Georg Neithardt, hakim pengadilan yang mendengar pernyataannya itu pun jadi bersimpati padanya dan bahkan mengirim pesan ke Pengadilan Banding untuk mengurangi masa kurungan Hitler. Sebagai hasilnya, Hitler hanya perlu menjalani hukuman 9 bulan penjara di Penjara Landsberg; setelah menyulut revolusi, pembunuhan 4 perwira polisi, dan perampokan bank. Tahun 1924, nama Hitler dan Nazi sempat terbenam. Pada pertengahan 1920-an ekonomi Jerman pulih dan inflasi mulai berkurang. Pemerintahan Weimar yang berkuasa berhasil menyelesaikan masalah pergantian kerugian perang dengan meminjam uang dari Amerika Serikat. Namun, ada sejumlah rakyat Jerman yang tidak setuju dan menyebut peristiwa ini sebagai “kemerosotan Weimar”. Mereka bergabung dengan kelompok nonpolitik seperti Wandervogel yang menyerukan untuk kembali ke cara hidup lama yang lebih sederhana. Nazi memanfaatkannya dan ikut mensosialisasikan gerakan untuk kembali ke nilai lama ini.
   Pada pertengahan tahun 1920-an, partai Nazi menjadi sebuah partai kecil yang radikal. Program partai mereka menjanjikan bahwa jika Nazi berkuasa, Yahudi Jerman, yang dianggap berada dibalik ‘Perjanjian Versailes’, akan dicabut kewarganegaraannya, atau bahkan diusir dari negara tersebut. Menurut Bruno Hahnel, pemimpin Kelompok Muda Hitler untuk tahun 1927—1945, mereka menganggap bahwa Golongan Yahudi Dunia ingin meraih kekuasaan dan menguasai dunia sehingga Kelompok Muda Hitler harus menggagalkannya.
Isu konspirasi Yahudi sedunia itu disuarakan secara terbuka oleh Nazi dan dipercaya. Bersamaan dengan munculnya paham anti-Semit itu, tumbuh keyakinan bahwa kekerasan adalah bagian yang tak terpisahkan dari proses politik, sehingga kemudian, Nazi mendirikan sayap paramiliter yang disebut Sturmabteilung (SA), “Pasukan Badai“. Tugasnya adalah menjaga pertemuan-pertemuan Nazi, mengancam pengikut partai-partai lain, dan menggalang dukungan.
Pada tahun 1928 atau 7 tahun setelah Hitler memimpin partai, Nazi gagal meraih kekuasaan dalam pemilu. Pada pemilu itu, Nazi hanya mendapatkan 2,6% suara. Tapi 4 tahun dan 18 bulan kemudian, Hitler menjadi Kanselir Jerman karena Nazi didukung oleh keadaan.
   Pada tahun 1930-an, Jerman jatuh bangkrut. Harga produk pertanian dunia yang jatuh mengakibatkan kemiskinan, jatuhnya Wall Street mengakibatkan kemerosotan ekonomi di seluruh dunia, ditambah lagi dengan datangnya tagihan utang dari Amerika Serikat yang semakin menekan persediaan devisa Jerman. Tahun 1931 angka pengangguran di Jerman meningkat hingga 5 juta orang. Pengangguran hidup dengan susah payah di perkotaan ketika Jerman menjadi negara dengan perekonomian paling buruk di dunia. Keadaan semakin buruk ketika lima bank utama di Jerman hancur pada tahun 1931 menyebabkan lebih dari 20.000 perusahaan Jerman gulung tikar.
   Tanpa diduga, dalam krisis ekonomi itu, suara untuk Nazi meningkat. orang-orang mulai tertarik dengan prinsip mereka: “Versailes adalah kejahatan dan Yahudi berada dibelakangnya. Marxisme harus dihancurkan dan Bangsa Jerman harus lahir kembali.” Bahkan karena sedemikian bosannya dengan keadaan ekonomi, orang-orang pedesaan yang belum pernah mendengar tentang Hitler dan partainya ikut memilih Nazi. Seperti misalnya di kota terpencil di wilayah Prusia Timur, Neidenburg, terjadi peningkatan suara yang sangat drastis untuk Nazi. Pada tahun 1928, Nazi mendapat 2.3% suara di sini. Namun pada tahun 1930 dukungan yang mereka dapatkan melonjak ke angka 25.8%; padahal Hitler tak pernah berkunjung ke sana dan tak ada perwakilan partai Nazi di kota itu. Tapi bukan hanya Nazi yang mulai naik daun, komunis juga mulai mendapat dukungan sehingga demokrasi yang baru lahir di Jerman mulai terancam karena para pemilih terdorong ke titik ekstrim; antara Nazi dan Komunis. Pertikaian mulai terjadi, Nazi dan Pasukan Badainya (SA) dengan Komunis.
   Meskipun pada pemilu itu, Hitler kalah dari pesaingnya Presiden Hidenburg, ia telah menetapkan dirinya sebagai pemimpin alternatif Jerman yang menawarkan keteraturan, kedisiplinan, dan kharisma. Pada pemilu tahun 1932 mayoritas mulai memilih dua partai yang secara terbuka bertujuan menggulingkan demokrasi Jerman: Nazi dan Komunis. Demokrasi yang datang di Jerman pada akhir PD I dianggap kurang cocok dan harus disingkirkan dari Jerman. Dalam pidato pemilihan umumnya (Juli 1932), Hitler tidak menyembunyikan fakta bahwa Nazi memiliki paham kediktatoran:
Hitler dalam pidato pemilihan umumnya (Juli 1932).
“Musuh kita menuduh kita golongan sosialis-nasional, dan aku pada khususnya, sebagai orang yang tidak toleran dan menyukai permusuhan. Mereka bilang kita tak mau bekerjasama dengan partai lain. Mereka bilang golongan Sosialis-Nasional bukanlah orang Jerman karena menolak bekerjasama dengan partai lain. Lalu, apakah memiliki 30 partai adalah ciri khas bangsa Jerman!? Aku harus mengakui satu hal – orang-orang itu tidak salah. Kita tidak toleran. Aku memiliki satu tujuan – untuk menyingkirkan 30 partai politik itu dari Jerman! Mereka salah mengira kita adalah salah satu dari mereka. kita punya satu tujuan, dan kita akan mewujudkannya dengan setia dan tanpa kompromi sampai ke liang kubur!
   Hasilnya pada pemilihan umum bulan Juli 1932 itu, Nazi menjadi partai terbesar di Jerman dengan meraih 37.4% suara. Kini hanya ada satu orang yang menjadi penghalang antara hitler dan posisi Kanselir: Presiden Hindenburg, orang yang pernah bersaing dengan Hitler untuk jabatan presiden dan mengalahkannya. Hindenburg bertemu Hitler pada tanggal 13 Agustus 1932 dan dalam pertemuan itu, Hitler menuntut untuk menjadi kanselir; Hindenburg menolak. Ia tidak setuju bila kekuasaan pemerintah diberikan ke satu partai yang tidak mewakili mayoritas pemilih dan lebih jauh lagi tidak toleran dengan disiplin yang rendah dan seringkali menggunakan kekerasan.
   Kemudian, munculah sekelompok orang yang mulai menekan dan melobi Presiden Hindenburg, termasuk salah satu di antaranya seorang pengusaha mantan Direktur Reich Bank Hjalmar Schacht. Ia menulis surat kepada Hindenburg mendesak agar Hitler diberi mandat Kanselir demi kebaikan Jerman. Para pengusaha ketika itu lebih memilih agar perekonomian Jerman dikuasai oleh Nazi daripada Komunis yang jelas akan mematikan usaha mereka. Tekanan baru muncul sebagai akibat dari permainan perang militer: sebuah laporan menegaskan pada kabinet bahwa dalam kerusuhan sipil, militer tidak dapat mengendalikan baik Nazi maupun Komunis.
   Tapi bukan hanya Hindenburg saja yang mendapat tekanan; Nazi juga mendapatkan hal yang sama. Partai Nazi terancam bangkrut dan kehabisan uang setelah salah satu tokoh utama partai, Gregor Strasser, mengundurkan diri. Sehingga dukungan suara mereka turun menjadi 33%; tampaknya dukungan untuk mereka sudah mencapai titik maksimal. Untungnya, Nazi mendapat dukungan dari kelompok tradisional Kanan yang ingin menggulingkan demokrasi dan komunis karena tanpa dukungan Hitler, mereka tidak akan mampu melakukannya. Salah satu di antara mereka. mantan Kanselir bangsawan Franz von Papen, menawarkan kesepakatan: Hitler bisa menjadi Kanselir jika ia, von Papen, menjadi wakil Kanselir, dan hanya ada 2 anggota Nazi lainnya yang masuk kabinet yang mayoritas diisi oleh orang-orang konservatif tradisional. Dengan begitu, ia berharap pengaruh Hitler dapat “dijinakkan.” Akhirnya, Hindenburg menawarkan posisi Kanselir kepada Adolf Hitler pada 30 Januari 1933.
Pandangan Pemikiran Adolf Hitler Tentang “Supremasi Jerman Raya”
   Setelah kalah dan kacau balaunya Jerman pada Perang Dunia I, Jerman sebagai pihak yang kalah kehilangan banyak wilayahnya dan harus membayar biaya perang dan sebagainya. Hitler yang menganggap perjanjian ini sebagai sampah mampu membuat jutaan rakyat Jerman berdiri di belakangnya untuk menolak isi perjanjian ini dan merebut kembali apa yang menjadi ‘hak milik’ rakyat Jerman. Mulai tahun 1934 Hitler berhasil membawa Jerman yang seluruhnya porak poranda karena kalah perang kembali menjadi kekuatan besar Eropa. Banyak peninggalannya yang masih bisa kita lihat sekarang, misalnya autobahn atau sistem jalan tol terbaik di dunia (yang tidak memiliki batasan kecepatan) adalah hasil karya rezim Hitler. Mobil volkswagen juga merupakan salah satu hasil rezim Hitler. Kekejaman dan terror yang dia terbar dimuka bumi mungkin tidak bisa dimaafkan, tetapi tidak bisa disangkal bahwa Hitler adalah salah satu jenius dari manusia dimuka bumi ini.
Awal Mula Pemikiran Adolf Hitler :
Untuk mempelajari pemikiran Adolf Hitler dengan faham fasismenya terlebih dahulu kita telaah tentang pemikir yang mempengaruhinya lahirnya famah tersebut :
1.      Niccolo Machiavelli
   Yang paling menonjol dari dari ajaran Machiavelli terhadap pemikiran Adolf Hitler adalah menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya dan juga menghendaki pengontrolan terhadap kekuasaan, yaitu dengan cara membungkam setiap lawan politiknya. Cara yang dilakukannya yaitu dengan  dibakarlah gedung parlemen Jerman, lalu ia menuduh bahwa aksi keji itu dilakukan para musuh politiknya yang selama ini berdiam di gedung wakil rakyat.
1.      Charles Darwin
   Pendapatnya yang mengatakan “peperangan (perjuangan untuk mempertahankan hidup” pada mahluk hidup di alam. Oleh sebab itu, ide bahwa “yang kuat tetap hidup dan yang lemah akan musnah” mulai diterapkan juga pada manusia dan kehidupan dalam bermasyarakat. Justifikasi ilmiah Darwinisme inilah yang kemudian digunakan oleh Adolf Hitler untuk membangun ras super. Inspirasi terbesar dari Darwin terhadap Hitler adalah tentang pertarumhan (perjuangan) untuk mempertahankan kelangsungan hidup. Bukunya yang terkenal diberi judul Mein Kampf (Perjuangan Saya) teinspirasi dari pertarungan (perjuangan) untuk mempertahankan kelangsungan hidup ini. Sebagaimana Darwin, Hitler memberikan staus kera pada ras-ras non-Eropa, dan mengatakan, “Hapuskan (ras) Jerman Nordik dan tidak ada yang tersisa kecuali tarian para kera”.
2. Freidrich Nietzsche
   Pengaruh Nietzsche terhadap ideologi Nazi merupakan sebuah kenyataan yang ditekankan oleh begitu banyak sejarawan. Sebagaimana dinyatakan sejarawan H.F. Peters, banyak orang mengutuk Nietzsche sebagai “bapak fasisme”. Dalam bukunya, The Myth of the 20th Century, ideolog Nazi Alfred Rosenberg secara terbuka memuji Nietzsche. Hitlerjugend (Kaum Muda Hitler), sayap kepemudaan dari gerakan Nazi, menjadikan buku Nietzsche Thus Spake Zarathustra sebagai sebuah naskah keramat. Adolf Hitler memerintahkan pembangunan monumen khusus untuk mengenang Nietzsche, dan merintis pendirian pusat-pusat pendidikan dan perpustakaan “di mana para pemuda Jerman dapat diajarkan doktrin Nietzsche mengenai ras unggul”. Akhirnya, Gedung Peringatan Friedrich Nietzsche dibuka oleh Hitler pada bulan Agustus 1938.  Nietzsche merupakan seseorang yang memuliakan individu yang bebas, besar, dan kuat, yaitu seseorang yang diadopsi oleh orang-orang Nazi dari ras arya. Beliau sering mengaburkan makna dari tulisan-tulisannya yang di interpretasikan oleh para psikolog dan eksestialis di abad ke-20. Setelah tahun 1889 beliau dinyatakan tidak waras secara permanen.
Kelanjutan Pemikiran Adolf Hitler :
Teori Darwin telah memasuki benak Hitler, bahkan meresap sampai ke tulang sumsum. Hal ini amat terasa dalam bukunya Mein Kampf (Perjuanganku). Ia menyamakan ras non-Eropa sebagai kera.
   Dari dalam dirinya tumbuh ‘kekuatan’ yang mendapat inspirasi dari teori Darwin bahwa untuk mempertahankan hidup manusia harus bertarung. Ia menerjemahkan impiannya dengan menyerang Austria, Cekoslowakia, Perancis, Rusia, dll. Malah terbersit nafsu menguasai seluruh dunia. Ia melansir konsep eugenetika yang menjadi dasar pijakan pandangan evolusionis Nazi. Eugenetika berarti ‘perbaikan’ ras manusia dengan membuang orang-orang berpenyakit dan cacat serta memperbanyak individu sehat. Sehingga menurut teori itu, ras manusia bisa diperbaiki dengan meniru cara bagaimana hewan berkualitas baik dihasilkan melalui perkawinan hewan yang sehat. Sedangkan hewan cacat dan berpenyakit dimusnahkan.
Tak lama setelah berkuasa, Hitler menerapkan teori itu dengan tangan besi. Orang-orang lemah mental, cacat, dan berpenyakit keturunan dikumpulkan dalam ‘pusat sterilisasi’ khusus. Karena dianggap parasit yang mengancam kemurnian rakyat Jerman dan menghambat kemajuan evolusi, maka atas perintah rahasianya, dalam waktu singkat mereka semua dibabat habis.
   Masih dalam eforia teori evolusi dan eugenetika, Nazi menghimbau muda-mudi berambut pirang bermata biru yang diyakini mewakili ras murni Jerman biar berhubungan seks tanpa harus menikah. Pada 1935, Hitler memerintahkan didirikannya ladang-ladang khusus reproduksi manusia. Di dalamnya tinggal para wanita muda yang memiliki ras Arya. Para perwira SS (Schutzstaffel) sering mampir ke sana buat mesum dengan dalih eugenetika. Para bayi yang lahir kemudian disiapkan menjadi prajurit masa depan ‘Imperium Jerman’.
Menurut Charles Darwin, karena ukuran tengkorak manusia membesar saat menaiki tangga evolusi, maka di seluruh Jerman dilakukan pengukuran buat membuktikan tengkorak bangsa Jerman lebih besar dari ras lain. Mereka yang tak sebesar ukuran resmi, begitupun yang gigi, mata, dan rambut di luar kriteria evolusionis langsung dihabisi.
Berasal dari sebuah teori yang bersifat ilmiah kemudian Hitler merumuskannya ke dalam teori bernegara dan berbangsa terhadap Jerman, hal ini dimaksudkan agar kemutlakan atas bangsa Arya tidak dapat dipungkiri dan atas dasar itu pula maka Jerman-lah yang seharusnya memimpin dunia ini.
 KESIMPULAN
   Bahwa dapat disimpulkan pemikiran yang diadopsi oleh Adolf Hitler berlandaskan pada nilai-nilai, yaitu Rasisme, suatu sikap memandang rendah terhadap suatu individu atau kelompok yang dikarenakan atas suatu perbedaan yang menonjol berupa fisik, ras, etnis, suku, agama, politik, dan faktor ekonomi. Yang kedua adalah Chauvinisme, suatu sikap nasionalisme yang berlebihan, yang dikelanjutannya menciptakan suatu konflik. Yang ketiga adalah Eugenetika, suatu ‘perbaikan’ ras manusia dengan membuang orang-orang berpenyakit dan cacat serta memperbanyak individu sehat. Sehingga menurut teori itu, ras manusia bisa diperbaiki dengan meniru cara bagaimana hewan berkualitas baik dihasilkan melalui perkawinan hewan yang sehat. Sedangkan hewan cacat dan berpenyakit dimusnahkan. Yang keempat adalah Megalomaniac, suatu tindakan individu atau kelompok yang obsesi atau menggila-gilakan suatu penggunaan kekuasaan. Yang kelima adalah Utopist, suatu individu maupun kelompok yang menginginkan suatu negeri impian yang sempurna sesuai dengan cita-citanya.
Pemikirannya tentang “Supremasi Jerman Raya” adalah suatu pemikiran tentang terciptanya Jerman yang luas untuk terciptanya suatu negeri Jerman raya yang diperuntukan untuk orang-orang dari ras Arya saja, karena selain dari ras Arya merupakan kelas rendahan (inferior).
Tepat hari ini, 20 April dia berulang tahunnn,,,, Happy Birthday Der Fuhrer....