Cari Blog Ini

Selasa, 21 April 2020

The Gabor Sisters : Godmother’s of Socialite



Zsa Zsa, Magda, Eva

   Sosialita,,, kata yang makin nyaring terdengar sejak mendekatnya abad 21. Dengan dunia yang semakin modern, dengan meningkatnya teknologi dan properti; makin popular juga kalimat ini digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Seakan menjadi kesepakatan sosial, kata sosialita menjadi objek kemewahan dalam berkehidupan kelompok serta menjadi prestise dalam diri sendiri.
   Sosialita sendiri merupakan sebuah akronim yang diserap dari bahasa Inggris, berasal dari kalimat social dan elite. Kata social yang berarti suka memperhatikan kepentingan umum, berkenan dengan masyarakat (suka menolong, menderma),sedangkan elite yang berarti orang-orang terbaik di suatu kelompok yang memiliki derajat lebih tinggi (kaum bangsawan, cendikiawan).[1]
   Beberapa pengamat memiliki pandangan berbeda dalam mengartikan kata sosialita, ada yang menyebut sosialita adalah seseorang atau sekelompok orang yang selalu berpartisipasi dalam aktivitas sosial bersifat horizontal dan menghabiskan waktu untuk mengihibur pada acara mode kelas atas.[2] Oleh Merriam-Webster kata sosialita pertama kali digunakan pada tahun 1928 di Perancis.
Robert L. Peabody beranggapan sosialita adalah seseorang yang berpartisipasi dalam aktivitas sosial dan menghabiskan sebagian banyak waktunya untuk menghibur sekaligus mendapatkan hiburan. Menurutnya, makna sosialita mengalami pergesaran makna.
Berbicara Sosialita pastinya kita merujuk pada satu sosok,,, kali ini saya akan membahas trio bersaudara aktris sekaligus sosialita terkenal, yakni The Gabor Sisters.

  • Gabor Sisters
   Gabor Sisters atau Gabor bersaudara merupakan tiga aktris/sosialita ternama Amerika-Hongaria yang terdiri dari Magda Gabor, Zsa Zsa Gabor dan Eva Gabor. Mereka dilahirkan dalam keluarga berlatar belakang Hungaria-Yahudi di Budapest. Orang tua mereka Vilmos Gabor dan Jolie Gabor juga bukan orang sembarangan, Vilmos Gabor merupakan tentara di Hungaria dan Jolie Gabor juga sebagai pebisnis sukses pada masa nya. Mereka pindah ke New York setelah Perang Dunia II. Tak disangka mereka melahirkan gadis-gadis kecil yang terkenal di dunia.
   Magda terlebih dahulu menjadi pemain di film di Hongarian sebelum perang, sehingga ibunya membawa mereka pindah ke Hollywood untuk masuk dunia film. Di Hollywood, mereka meraih ketenaran yang luar biasa dari akting, selain itu mereka juga terkenal dengan pernikahan berantai. Bayangkan Magda menikah 6x, Zsa Zsa 9x dan Eva sebanyak 5x.

Getty Images
   Gabor bersaudara sejak lahir bergelimang harta, staf pelayanan, liburan yang panjang dan menjalani tugas sekolah di asrama yang mahal. Sampai mereka sendiri mencapi kesuksesan pun sudah terbiasa dengan kemewahan dalam berlian, balutan bulu dan kain satin. Tapi itu semua juga mereka raih dengan susah payah. Mereka berambisi untuk bekerja keras, siang dan malam dengan penderitaan yang menghampiri mereka. Magda anak tertua yang selamat dari Holocaust, Eva yang terus tidak menemukan cinta sejati dan Zsa Zsa yang selalu berkutat dengan gangguan bipolar.[3]

 
Keluarga Gabor (Kensington Books)
  Ketika mereka beranjak dewasa saat di Budapest, sang ibu mempunyai rencana besar untuk anak-anaknya yakni menjadikan mereka aktris. Dengan tekun Jolie membimbing mereka; terlebih kepada Zsa Zsa yang memiliki gangguan, saat Zsa Zsa mengikuti kontes kecantikan Miss Hongaria, ia kalah;namun ia mengklaim telah memenangkan kontes tersebut. Gangguan bipolar yang dialami Zsa Zsa adalah dampak dari traumatis mendalam saat Perang Dunia II. Ketika Hitler menginvasi Hongaria pada tahun 1944, Zsa Zsa dan Eva tinggal di luar negeri. Meski keluarga Gabor telah berpindah agama dari Yahudi ke Katolik pada tahun 1928. Mereka pindah ke New York pada tahun 1946, dengan sosok Jolie Gabor yang tangguh dan memiliki darah bisnis melatih ketiga putrinya yang cantik untuk menarik pria-pria kaya. Setelah Gabor mencapai ketenaran internasional, diketahui bahwa Jolie menjalankan bisnis bordil dan perhiasan yang sangat sukses di Hongaria, dampaknya ia memiliki koneksi bisnis yang membawanya ke Amerika Serikat.[4]

1. Magda Gabor
   Magda ‘Magdolna’ Gabor lahir pada 11 Juni 1915 di Budapest, semasa kecil ia mengalami masa yang cukup sulit. Magda Gabor dan beberapa keluarga mereka sempat ditangkap saat Hitler menginvasi negara mereka. Mereka diduga terlibat dalam gerakan bawah tanah anti-Nazi. Namun untungnya Magda sendiri dapat dibebaskan oleh bantuan duta besar Portugis yang juga saat itu menjadi kekasihnya.

Magda Gabor
   Pada saat mereka pindah ke AS, Magda ingin melupakan masa lalunya, karena ia bukan merupakan aktris yang sukses, dia justru sibuk dengan kehidupan pernikahannya yang kawin-cerai. Pernikahan-pernikahannya hanya berlangsung selama setahun. Pernikahan yang paling terkenal adalah saat dengan George Sanders yang sebelumnya telah menikah dengan sang adik, Zsa Zsa Gabor. Pernikahan ini berlangsung dua bulan sebelum dibatalkan. Teman-temnanya percaya bahwa George masih mencintai Zsa Zsa dan menikahi saudara perempuannya adalah cara untuk mempertahankan hubungannya dengan Sza Sza dengan bipolar-nya. Sebelum Magda menyusul ke AS, ia beberapa kali keluar masuk negeri orang, seperti Potrugal, Spanyol dan Brasil yang bertujuan salah satunya untuk lari dari incaran Nazi, saat itu juga ia memiliki hubungan dengan pria lain.

2. Zsa Zsa Gabor
   Zsa Zsa lahir pada 6 Feburari 1917, ia merupakan yang paling terkenal dari para saudara-saudaranya karena kepribadian yang mencolok. Sejak kecil, ibunya memiliki harapan yang besar kepada Zsa Zsa untuk menjadi artis terkenal, sejak usia 13 tahun Zsa Zsa menjadi penyanyi opera dalam ‘The Singing Dream’.

Zsa Zsa Gabor
   Saat tumbuh dewasa, ia suka memberikan wawancara tentang kehidupannya dan orang-orang sekitarnya. Seperti saudara lainnya, Zsa Zsa juga hobi kawin-cerai, tidak lama saat mendarat di AS, Gabor bertemu dengan Conrad Hilton, menikah dan memiliki seorang anak bernama Francesca Hilton. Zsa Zsa memiliki kecantikan yang alami, ia mengetahui betul bagaimana memanfaatkan apa yang dimilikinya, ia melakukan debut layar lebar di Hollywood pada tahun 1952 di film Lovely to Look At. Dan We Not Married dengan Ginger Roger dan Fred Allen di tahun yang sama. Awal karir ini menjadikan dirinya selebritis terkenal dan banyak diundang dalam berbagai acara selebritis.

   Apa yang dimiliki Zsa Zsa tak habis dibicarakan, terlebih kehidupan pribadinya. Ia tampil dalam ikon kemewahan dan kesenangan diri orang Eropa. Sering digambarkan sebagai penggoda yang cantik, ia menjadi bahan opini tabloid yang membicarakan dirinya yang terkenal karena pernikahannya dan kekayaan yang berlimpah dari pada kemampuan aktinya.[5] Zsa Zsa terus membuat sensasi, pada 1989 ia menampar seorang polisi yang memberhentikannya di jalan karena kedapatan membawa minuman keras. Dia dipenjara selama tiga hari. Selanjutnya pada Juni 2005, dan menggugat putrinya Francesca Hilton dengan tuduhan melakukan pencurian dan penipuan.
            Zsa Zsa meninggal pada 16 Desember 2016 setelah mengalami beberapa penyakit beruntun yang diterimanya sejak tahun 2005. Sejak itu ia praktis mengurung diri di dalam istana mewahnya, karena dia mengalami lumpuh total sejak tulang pinggulnya patah. Dia berpesan agar tubuhnya dikremasi dan diletakkan dalam kotak emas untuk dipusarakan di makam adiknya, Eva Gabor.

c. Eva Gabor
   Permata terakhir dari Gabor bersaudara adalah, Eva Gabor;lahir 11 Februari 1915. Jika kakaknya lebih terkenal karena kemewahannya, Eva terkenal dengan pribadi yang baik dengan karir akting yang bagus. Walaupun tidak bisa dipisahkan dari keluarga Gabor, yakni tradisi kawin-cerai; Eva kawin sebanyak lima kali. Eva merupakan cerminan paling nyata dari ibunya Jolie Gabor karena dirinya juga menyukai bisnis, Eva memiliki bisnis baju, salon serta produk kecantikan.

Eva Gabor
Eva muncul dalam film Broadway pada 1950an, termasuk Last Time I Saw Paris (1954). Pada tahun 1953 dia mempunyai acara sendiri yakni Eva Gabor Show. Dan sepanjang 1950 hingga 1960an dia banyak muncul di TV. Namun, yang paling diingat sebagai Lisa Douglas, seorang istri petani dalam serial sitkom Green Acres (1965) dengan Eddie Albert. Serial ini berlangsung hingga 1971.
   Karakter Eva menjadi begitu popular sehingga dia mendapat sebagai peran tamu di Beverlyhillbillies dan Petticoat Junction. Ketika ia memutuskan untuk pergi dari dunia aktng, Eva merambah ke pengisi suara kartun. Eva lebih menyukai menjadi wanita seutuhnya daripada harus menjadi bintang film. Eva adalah sosok mandiri dan menjalani karirnya dengan hati-hati. Di akhir-akhirnya karirnya, dia hanya muncul di acara talkshow dan memberikan wawancara untuk majalah tentang dunia kecantikan. Eva meninggal terlebih dahulu daripada ibu dan kakak-kakaknya pada 1995.
  • Sosialita yang sesungguhnya
   Jika banyak berbagai pengamat memiliki pandangan berbeda tentang makna Sosialita, kini bila berkaca pada kehidupan keluarga Gabor, pastinya merujuk pada makna Sosialita pertama, yakni seseorang atau sekolompok orang dengan menghabiskan seluruh aktivitas sosialnya dalam kemewahan.
   Sang ibu, Jolie Gabor sudah tergila-gila dengan kemewahan, dia menetapkan pola untuk anak-anak gadisnya dengan kehidupan fantasi dan mengajarkan ekploitasi diri agar meraih keuntungan dari ketenaran, kecantikan, rambut, perhiasan dan pakaian mewah. Jolie habis-habis mengajarkan anak-anaknya untuk menjadi manusia yang bernilai lebih dari yang mereka pikirkan, Joli bertekad untuk tidak mengirim mereka ke perguruan tinggi, dan memilih untuk memasukkan ke dunia modeling.[6] Gabor bersaudara tumbuh dengan bermandikan kemewahan, dibalut dengan bulu-bulu satin yang melingkar di leher mereka, bertentengan tangan dengan membawa ‘beratnya’ tas seharga jutaan dolar di berbagai pesta makan malam. Harta warisan keluarga Gabor juga tidak kalah menarik. Semua hal itu menasbihkan bahwa Sosialita memang begitu mewah, bergelimang harta serta kaum elit.
            Lalu apakah makna Sosialita hanya sebagai penetapan status seseorang sebagai kaum elit,,??? Apakah sosialita kehidupan bermewah-mewahan saja??

   Bagi pemikiran orang yang bersifat lebih normal tentunya tidak benar adanya, sosialita seperti itu tidak lengkap apabila tidak melakukan aksi sosial yang nyata. Karena pada hakikatnya Sosialita adalah sekolompok kaum bangsawan yang mengaplikasikan kemewahannya dengan melakukan aksi sosial, membantu orang yang tidak mampu. Sosialita adalah gambaran bahwa bangsawan juga dapat melakukan aksi tolong menolong. Dan itu dipresentasikan melalui kelompok sosialita. Ada banyak cara melakukan aksi sosial itu, tidak melulu harus menyumbangkan harta kekayaan, menghibur dengan turun langsung ke lapangan juga merupakan aksi dari sosialita itu sendiri. Adan banyak tokoh yang melakukan hal tersebut, mereka mempergunakan ketenaran dan kemewahan untuk melakukan yang baik. Seperti Princess Diana, Audrey Hepburn, Cristiano Ronaldo dan Messi, serta Michael Jackson. (aksi sosial).
            Lantas apakah segala yang dimiliki Gabor bersaudara termasuk makna Sosialita.???

   Kurang tepat juga bila kita ‘menghakimi’ Gabor bersaudara yang hanya mengandalkan kemewahan untuk berfoya-foya. Saya beranggapan bahwa segala kemewahan yang dimiliki keluarga Gabor merupakan hakikat manusia yang berjuang demi cita-cita nya. Apa yang telah diraih keluarga Gabor adalah perjuangan pantang menyerah. Jadi wajar apabila kehidupan mereka dibalut kemewahan hasil jirih payah mereka. Melakukan aksi derma itu bersifat relatif dan kembali ke diri masing-masing. Untuk cerminan dari keluarga Gabor, adalah bahwa kemewahan mereka menjadi status sosial mereka. (status sosial).

   Beberapa Sosialita (status sosial) antara lain, Paris Hilton, The Kardhasian dan di Indonesia sendiri ada Nia Ramadhani, Syahrini, dll. Saya anggap status sosial karena saya tidak terlalu mempersoalkan kebaikan apa yang mereka bagikan kepada orang-orang yang kurang beruntung, karena itu tidak mesti ditunjukkan atau dipertegas.
Jadi Sosialita adalah 2 hal yang tidak dapat dipisahkan,,, tidak salah juga apabila mereka memilih satu dari 2 hal tersebut,,, tapi sempurna apabila mereka melakukan keduanya,,,

   Yang menjadi ketidakbenaran apabila makna Sosialita bergeser makna, dalam arti dipaksakan untuk mencapai hal tersebut, padahal dirinya tidak mempunyai kemampuan tersebut. Secara gamblang saya sebut panjat sosial,, yakni orang-orang yang ingin eksis dan menganggap dirinya kelas atas meski sebenarnya dirinya tidak memiliki cukup kemampuan (modal) untuk itu. Alhasil kelakuan mereka dianggap norak serta kampungan,, dari situlah citra Sosialita menjadi buruk,, untuk mereka-mereka yang memang memiliki kekayaan dari jerih payah dan usaha mereka, tidak ada salahnya.
  • Sosialita dan Sosialis
   Kata Sosialita yang muncul pertama kali pada 1928 semakin mendekatkan pada kemewahan, karena pada saat itu pula masa dinasti monarki terjadi, ketimpangan kaum elit dan budak menyeruak. Sosialita muncul sebagai ‘penghakiman’ dan olok-olokan bagi kaun bawah.
Siapakah kaum bawah tersebut?? dalam sistem kekuasaan, yang pasti untuk tingkat terendah adalah kaum proletar,, kaum tersebut menjadi ter-otomatis masuk ke dalam kaum yang berhaluan kiri. Sejak dimulai gerakan paranoid anti-komunis di AS pada 1922, menjadi aspek awal untuk membuang jauh-jauh ajaran komunis disana. Pasti buntut dari pada itu, tercipta pada 1928 kata Sosialita.
“Sosialita adalah produk untuk mengolok-olok kaum yang berhaluan kiri”
   Hal itu merupakan rentetan persaingan kedua paham di dunia. Bayangkan, dasar ajaran komunisme ialah komunal, berkumpul membentuk suatu komunitas sosial untuk kepentingan bersama, bersifat sederhana dan menolak pencapaian kemewahan pribadi; disodorkan dengan sosialita yang sangat bertolak belakang. Sosialita, yang mengambil kata dari ajaran mereka (sosial) dibumbui dengan ‘alat’ berupa kemewahan dalam menjalankan aktivitas sosialnya. Ditambahkan dengan kata ‘elite’ yang semakin mempermalukan mereka dalam hal pokok pemikiran dasar mereka.
Sosial yang seharusnya bersifat sederhana, berkumpul bersama, memiliki manfaat bersama - ditambahkan dengan kata ‘elite’ yang berarti kekuasaan atau penguasa. Goal dari perjuangan kaum kiri adalah ‘menyadarkan’ para penguasan rakus untuk berbagi demi kepentingan bersama. Dan aplikasi dari kata Sosialita adalah pestaphora, hura-hura serta kemewahan.
apakah kalian pernah berpikir seperti itu?
jika ya, bangun dari penderitaan di balik cangkul dan topi jerami kalian!
jika tidak, maka berhenti berpura-pura menderita di balik cangkul dan topi jerami itu!”
Ya, itu hanya ilustrasi sedikit tentang bagaimana 2 kata yang saling bertolak belakang disatukan. Bagaimana menurut anda???

Dan bagaimana anda menyikapi 2 hal tentang Sosialita. Aksi Sosial atau Status Sosial???




[1] Wiki.sosialita

[2] Socialite Definition. Reverso Dictionary.

[3] The Finding Zsa Zsa: The Gabors Behind the Legend.

[4] reelrundown.com/celebrities

[5] Biography.com/zsa-zsa-gabor


[6] dailymail.uk (19/7/2019)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar