Cari Blog Ini

Sabtu, 22 Agustus 2020

The Expert Diplomatic: Shirley Temple & Peristiwa Revolusi Velvet

 

Shirley Temple - Revolusi Velvet

Sebelumnya, artikel ini untuk menjawab rasa penasaran ku terhadap peran Shirley Temple dalam Peristiwa Revolusi Velvet saat menjadi Dubes Cekoslovakia. Sejauh mana perannya dan kepentingan apa Amerika Serikat mengutusnya di tahun yg sangat krusial itu (1988) ???

Apakah ia mempengaruhi terjadinya Revolusi Velvet?? Cek it Out!!


Mendengar nama Shirley Temple bagi mereka yg sudah tau, pasti teringat sosok bocah cantik jelita nan centil. Ya Shirley Temple adalah mantan aktris cilik yg pernah menghiasi Hollywood & membintangi lebih dari 40 judul film sepanjang dekade 1930-an.

 

 

 

The Expert Diplomatic

  Setelah pensiun dari layar perak, Shirley terjun ke dunia politik, ia tertarik dengan dunia politik di pertengahan 1950-an ketika suaminya ditugaskan Navy utk bekerja di Washington. Ia menjadi relawan partai Republik & memberanikan diri di pencalonan pemilu Kongres 1967, namun gagal.(1) Karirnya terus meningkat menjadi beberapa perwakilan AS dalam berbagai konferensi internasional termasuk PBB & menjadi Kepala Protokol AS bidang Keprotokoler Luar Negeri. Lalu Menjadi Dubes untuk Ghana (1978) & Dubes Cekoslovakia (1989). Karir Wanita kelahiran 23 April 1928 sebagai 'Public Service' lebih panjang daripada karirnya di pertelevisiannya.

 

Shirley Temple & Revolusi Velvet
Nama Shirley Temple semakin memuncak saat George Bush menunjuknya sebagai Dubes Cekoslovakia pada 1989 yg saat itu masa transisi Liberlisasi (Praha Springs). Dan timbul banyak pertanyaan sembari menanggapi story Instagram ku yg membahas ttg ini.
Apakah peran Shirley Temple mempengaruhi terjadinya Revolusi Velvet & sejauh mana perannya?? Dan apa kepentingan AS menempatkan Shirley Temple disana pada tahun yg sangat krusial (1989)??

Dari beberapa sumber yang saya kumpulkan peran Shirley Temple & alasan AS sangatlah Urgent.

  • Shirley yg pada 1968, menghadiri International Federation of Multiple Sclerosis Socities di Vienna, mengajak Cekoslovakia bergabung. Tapi baginya itu tidaklah mudah, karena cekraman pemerintahan atas kehidupan sipilnya sangat kuat. Ya, termasuk penyinggungannya terhadap cekraman Unisoviet dinegara itu.
  • Pada tahun yang sama, dia mengunjungi Praha & melihat kekerasan warga sipil disana. Untuk itu, dia sangat antusias kala penunjukkan dirinya menjadi Dubes. (2)
  • Saat menjabat,  peran Shirley sangatlah terlihat, disana ia sangat vokal. Saat pecahnya protes jalanan pada 1989 (yg menandai awal mula terjadinya Revolusi Velvet), Shirley berseru ingin membawa perubahan utk memperbaiki tentang pembatasan HAM & kebebasan berbicara serta menentang pemerintahan Gutav Husak. Shirley terus menggaungkan pemerintahan yang baru. Ia dapat memotivasi demosntran & mendapat rasa hormat. Karena rasa hormat itu ditambah dengan jaringan suaminya, ia mampu menarik banyak petinggi pejabat penting utk datang ke Praha & menyaksikan protes-protes massal yg terjadi. Opini yang terus diserukan Shirley untuk perubahan demokrasi yang damai menjadi pembahasan penting Kongres disana. (3) 

   Wow, ternyata ia memainkan peran yg sangat penting dalam peristiwa Revolusi Velvet. Tapi disini saya garisbawahi bahwa, Shirley berbicara dalam lingkup sebagai Duta Besar, ia berhak menanggapi serta menyampaikan kepada dunia atas apa yg terjadi di area kerjanya. Disamping itu, saat diwawancarai setelah peristiwa Revolusi Velvet itu, Shirley menyayangkan pecahnya Cekoslovakia, dia juga menyebut itu adalah kegagalan diplomasi AS. Walaupun pecahnya secara damai.  AS & Cekoslovakia memiliki ikatan sejarah yg harmonis. AS turun andil dalam pendirian Republik Cekoslovakia pertama di bawah presiden Wodrow Wilson & Tomas Masaryk (pihak Ceko). (4)

   Cekoslovakia memang memiliki cerita sejarah yg panjang dan cenderung sudah 'bersahabat' dengan konflik. Dibentuk pada 1918 dengan sistem Republik. Pada 1939-1944 mereka 'diobok-obok' oleh Nazi. Seiring kekalahannya, Unisoviet mengambil alih & menjadikan Cekoslovakia sebagai negara 'satelit'-nya. Cekoslovakia pun berubah menjadi Komunis.

    Lalu kita kembali ke pertanyaan selanjutnya. Apa kepentingan AS menunjuk Shirley di tahun yg krusial itu ??

   Nah,, disini ke'opportunis'an atau misi terselubung AS jelas telihat.  AS menunjukk Shirley pd 1989, tahun dimana merupakan runtuhnya pemerintahan Marxis-Lennin di seluruh wilayah Eropa. Serta tahun dimana negara-negara Komunis yg tersisa mengalami depresi pemerintahan krn memasuki masa transisi Liberalis. Dan benar saja, sebagai negara Komunis, depresi itu melanda Cekoslovakia, peristiwa Revolusi Velvet pun terjadi.

   Pada saat penunjukkan di tahun itu, AS tau bahwa ini merupakan momentum utk "membantu menggoyang" dari cekraman pemerintahan-pemerintahan Komunis yang tersisa di Eropa & tentunya menancapkan bendera Demokrasi. Shirley merupakan orang yang tepat untuk memainkan 'kepentingan' itu semua. Secara tidak langsung, Shirley Temple mampu mewujudkan keinginan AS yang sebenarnya dari penunjukann dirinya. AS sangat lihai melihat momentum. Dan benar saja kurun waktu 4 tahun sejak 1989, Uni Soviet runtuh (1991) dan Cekoslovakia jg pecah dgn damai (1993).

Jadi pengaruh penunjukkan Shirley Temple sangatlah besar, sebagai aktivis kemanusiaan dan sudah kenyang akan diplomasi, ia melihat kondisi keaddan di Praha dan membawa 'permasalahan' itu ke tingkat dunia (menjadi perhatian). Membentuk opini demonstran untuk bersemangat terlepas dari cengkraman Komunis dan memberi 'formula' pemerintahan yang demokratis. Cekoslovakia pun terpecah dengan damai.

Shirley Temple dinilai menjadi pahlawan kemanusiaan. Saat kematian Shirley pada 2014 lalu, pemerintah Ceko memberi ucapan belasungkawa sedalam-dalamnya karena kehilangan sosok yang berpengaruh dalam pembentukan negara mereka.


Clear ya,, akhrinya rasa penasaran ku terjawab.... :)



______________________________________________

1. https://www.google.com/amp/s/mobile.reuters.com/article/amp/idUSBREA1A0LD20140211

2. https://www.nytimes.com/1989/09/11/world/prague-journal-shirley-temple-black-unpacks-a-bag-of-memories.html 

3. https://www.google.com/amp/s/amp.star-telegram.com/opinion/article3845917.html

4.
https://adst.org/oral-history/fascinating-figures/shirley-temple-black-good-ship-lollipop-ship-state

Tidak ada komentar:

Posting Komentar